Kapolres Alor Tekankan Lingkungan Kerja Sehat Cegah Praktik Korupsi
- 21 Jul 2026 06:22 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor -Kapolres Alor AKBP Nur Azhari menegaskan bahwa upaya pencegahan korupsi tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga dengan membangun budaya kerja yang sehat di setiap instansi pemerintahan. Menurutnya, lingkungan kerja yang kondusif akan mendorong lahirnya integritas dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kapolres mengatakan seorang pemimpin memiliki peran penting menciptakan suasana kerja yang nyaman dan bebas dari konflik internal. Ia mengingatkan agar tidak ada budaya saling menjatuhkan maupun saling memfitnah di dalam organisasi karena kondisi tersebut dapat memengaruhi kinerja aparatur.
"Lingkungan kerja yang sudah toxic itu tidak baik. Peran seorang pemimpin sangat penting untuk menciptakan kepemimpinan yang sehat di dalam organisasi. Jangan sampai para pekerja saling menjatuhkan dan saling memfitnah sehingga tidak ada lagi kenyamanan dalam lingkungan kerja," kata Nur Azhari. Sabtu, 18 Juli 2026.
Selain membangun lingkungan kerja yang sehat, Kapolres juga mengingatkan seluruh aparatur agar memiliki keberanian menolak segala bentuk suap. Menurutnya, keberanian mengatakan tidak terhadap praktik suap merupakan bagian dari komitmen menjaga integritas dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.
"Yang jelas kita harus berani mengatakan tidak terhadap suap. Memang ini hal yang berat, tetapi harus dilakukan. Budaya antikorupsi harus dimulai dari diri sendiri sebelum diterapkan dalam lingkungan kerja," ujarnya.
Kapolres juga memastikan kepolisian akan menindaklanjuti setiap informasi dugaan penyimpangan pengelolaan dana desa. Seluruh laporan masyarakat akan diverifikasi melalui proses penyelidikan, baik secara terbuka maupun tertutup, sebelum dilakukan penegakan hukum apabila ditemukan unsur tindak pidana korupsi.
Ia berharap seluruh aparatur pemerintah, mulai dari tingkat desa hingga pemerintah daerah, terus memperkuat integritas, meningkatkan profesionalisme, serta memanfaatkan teknologi dalam pelayanan publik agar tata kelola pemerintahan semakin transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....