Stok Beras Aman, Bulog Atambua Jamin Ketersediaan Pangan Masyarakat Perbatasan

  • 14 Jul 2026 16:11 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Perum Bulog Kantor Cabang Atambua memastikan ketersediaan stok beras di wilayah perbatasan Kabupaten Belu dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa bulan ke depan.

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Atambua Arlan Emthi Heo di ruang kerjanya pada Senin 13 Juli 2026 di tengah dinamika harga dan distribusi bahan pangan di pasaran.

Arlan mengatakan, stok beras yang tersedia saat ini berada dalam kondisi cukup, baik dari cadangan beras pemerintah maupun hasil penyerapan gabah dan beras petani lokal.

Lebih lanjut Arlan, menjelaskan mengenai stok perhari ini di gudang Bulog Atapupu Jenilu, Kabupaten Belu tersedia 2.600 ton beras, dan sementara dalam perjalanan dari Jawa Timur terdapat sekitar 3.000 ton lebih sementara itu di gudang Bulog Tubuhue , Kabupaten TTU terdapat 269.884 ton beras dan akan mendapatkan tambahan dari kupang sebanyak 250 ton beras sehingga totalnya mencapai 519.844 ton beras.

“Untuk jumlah saat ini, sangat mencukupi hingga akhir tahun, namun kita secara berkala akan melakukan penambahan permintaan agar tidak kekurangan stok dalam melayani kebutuhan masyarakat, yang selalu menjadi prioritas utama, ” ucap Arlan.

Tidak hanya memastikan ketersediaan, Bulog Atambua juga berkomitmen menjaga stabilitas harga beras di pasaran. Salah satunya melalui program penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dalam pagelaran pasar murah yang dilakukan secara berkala sesuai permintaan masyarakat maupun melalui mitra penyalur resmi.

Dalam memperhatikan distribusi yang merata atau menyeluruh, Arlan menyampaikan distribusi beras terus dioptimalkan hingga ke wilayah pelosok dan daerah perbatasan, sehingga seluruh lapisan masyarakat dapat dengan mudah mengakses kebutuhan pangan dan Bulog memastikan rantai pasok berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

“ Distribusi ke wilayah-wilayah yang sulit diakses tetap menjadi prioritas. Kami selalu mengutamakan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, dan siap melayani setiap permintaan dengan optimal,” kata Arlan.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying, karena ketersediaan stok beras saat ini dalam kondisi aman dan terkendali.

Dengan berbagai langkah yang dilakukan, Bulog optimistis mampu menjaga ketahanan pangan di wilayah perbatasan, sekaligus memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses terhadap bahan pangan berkualitas dengan harga yang terjangkau.

Upaya ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kepastian bagi masyarakat, serta mendukung stabilitas ekonomi di Kabupaten Belu, Malaka dan Kabupaten TTU. (KM)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....