KPPN Atambua Salurkan Rp1,22 Triliun APBN, Percepat Pembangunan Perbatasan
- 01 Jul 2026 14:34 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Atambua terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah perbatasan. Hingga 31 Mei 2026, realisasi penyaluran APBN di wilayah kerja KPPN Atambua yang meliputi Kabupaten Belu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), dan Kabupaten Malaka telah mencapai Rp1,222 triliun atau sekitar 42,43 persen dari total pagu sebesar Rp2,880 triliun.
Kepala KPPN Atambua Mauritz Meta menyampaikan realisasi tersebut terdiri atas Belanja Pemerintah Pusat yang disalurkan kepada satuan kerja pemerintah pusat sebesar Rp198,95 miliar dari pagu sebesar Rp568,13 miliar serta Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) untuk Kabupaten Belu, Kabupaten TTU dan Kabupaten Malaka yang telah terealisasi sebesar Rp1,023 triliun dari pagu sebesar Rp2,312 triliun.
Lanjut, Mauritz menjelaskan penyaluran APBN tersebut menjadi instrumen penting dalam menjaga kesinambungan pelayanan publik, mempercepat pembangunan daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan.
Sementara dari sisi kinerja, realisasi penyaluran APBN hingga akhir Mei 2026 menunjukkan tren yang positif dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Secara year on year (YoY), total realisasi belanja negara mengalami kenaikan sebesar 6 persen. Kinerja tersebut didorong oleh meningkatnya realisasi Belanja Kementerian/Lembaga sebesar 6 persen dan Transfer ke Daerah sebesar 7 persen dibandingkan periode yang sama pada Tahun Anggaran 2025.
Kepala KPPN Atambua menambahkan bahwa peningkatan realisasi APBN mencerminkan semakin baiknya koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh satuan kerja dalam melaksanakan program-program prioritas pemerintah. KPPN Atambua juga menargetkan realisasi anggaran untuk semester 1 Tahun 2026 akan berada di kisaran 50 persen dari pagu anggaran.
"Realisasi APBN bukan sekadar angka, tetapi merupakan instrumen yang secara langsung hadir di tengah masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan public, pendidikan dan kesehatan, penguatan ekonomi desa, serta berbagai program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat. KPPN Atambua akan terus memastikan penyaluran APBN berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan akuntabel," ujar Mauritz Meta pada Rabu 01 Juli 2026.
Lanjut Mauritz menguraikan pada Tahun Anggaran 2026, KPPN Atambua mengelola 58 satuan kerja, yang terdiri atas 55 Satuan Kerja Pemerintah Pusat, termasuk fungsi KPPN sebagai Penyalur Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD). Seluruh satuan kerja tersebut menjadi mitra strategis KPPN Atambua dalam memastikan pelaksanaan APBN berjalan efektif dan memberikan manfaat optimal kepada masyarakat.
Dalam rangka meningkatkan kualitas pelaksanaan anggaran, KPPN Atambua secara konsisten melaksanakan berbagai kegiatan pembinaan dan evaluasi kepada seluruh satuan kerja. Salah satu upaya tersebut adalah penyelenggaraan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran (EPA) setiap bulan sebagai forum monitoring atas kualitas pelaksanaan APBN, identifikasi kendala, serta penyusunan langkah percepatan penyerapan anggaran. KPPN Atambua melakukan koordinasi, dan FGD secara rutin dengan Pemerintah Daerah untuk akselerasi penyaluran TKDD.
Melalui berbagai Upaya strategis tersebut, KPPN Atambua berharap kualitas belanja negara tidak hanya diukur dari besarnya realisasi anggaran, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Belanja negara diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Belu, Kabupaten Timor Tengah Utara, dan Kabupaten Malaka.
Melalui langkah ini juga KPPN Atambua terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, kementerian/lembaga, serta seluruh pemangku kepentingan dalam rangka mengawal implementasi APBN Tahun Anggaran 2026 agar tetap adaptif, responsif, dan berorientasi pada hasil. (KM)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....