Tim Wasev Mabes TNI Angkatan Darat Tinjau Program Karya Bhakti Skala Besar di Alor
- 25 Jun 2026 19:16 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor - Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI Angkatan Darat yang dipimpin Waaster Kasad Bidang Pembinaan Teritorial (Binter), Brigjen TNI Boemi Ario Bimo, S.E., melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kodim 1622/Alor untuk meninjau pelaksanaan Program Karya Bhakti Skala Besar yang sedang berlangsung di Kabupaten Alor, Rabu 24 Juni 2026.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Mabes TNI AD untuk memastikan seluruh program pembangunan yang dilaksanakan melalui Karya Bhakti Skala Besar berjalan sesuai sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Dalam kegiatan tersebut, Brigjen TNI Boemi Ario Bimo didampingi Dandim 1622/Alor Letkol Czi Arya Darma, S.T., Irdyawaspamopster Idpusziad Letkol Czi Jaka Katmanto, S.P., Pabandya 3/Anev dan Stat Spaban I/Rend Sterad Letkol Inf. Hudallah, S.H., serta Baurmin Wasev Bakti TNI Spaban V/Wilhanrat Serka Candra Wahyu Bimantara. Rombongan meninjau sejumlah lokasi yang menjadi sasaran pembangunan, mulai dari rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan sumur bor, pembangunan jembatan, hingga rehabilitasi rumah ibadah.
Brigjen TNI Boemi Ario Bimo mengatakan Kabupaten Alor dipilih sebagai salah satu lokasi pelaksanaan Program Karya Bhakti Skala Besar karena merupakan wilayah terdepan dan terluar yang membutuhkan dukungan pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk perhatian TNI Angkatan Darat dalam mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah perbatasan.
"Kegiatan Karya Bhakti Skala Besar ini ditujukan untuk membantu percepatan pembangunan di daerah 3T. Alor menjadi salah satu prioritas karena merupakan wilayah terdepan dan terluar yang memiliki peran strategis bagi negara," ujar Brigjen TNI Boemi Ario Bimo.
Ia menjelaskan, sasaran fisik yang dikerjakan dalam program tersebut meliputi pembangunan 20 unit sumur bor, rehabilitasi 17 unit rumah tidak layak huni, rehabilitasi dua rumah ibadah berupa gereja dan masjid, rehabilitasi Yayasan Panti Asuhan Gereja Advent di Kabola, serta pembangunan delapan unit jembatan yang tersebar di sejumlah wilayah di Kabupaten Alor.
Menurut Brigjen Boemi, seluruh pembangunan tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat. Kehadiran sumur bor diharapkan dapat membantu mengatasi keterbatasan akses air bersih, sementara pembangunan jembatan dan jalan akan memperlancar mobilitas warga, mendukung aktivitas ekonomi, serta mempermudah akses menuju fasilitas pendidikan dan pelayanan kesehatan.
Selain memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai rencana, kunjungan Tim Wasev juga menjadi momentum untuk melihat secara langsung dampak program terhadap masyarakat penerima manfaat. Program Karya Bhakti Skala Besar diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan wilayah perbatasan.
Sementara itu, Pendeta Lukas Melkias Nipu dari Gereja Immanuel Bendelelang menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program yang dinilai telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia mengaku bersyukur karena bantuan yang diberikan melalui Program Karya Bhakti Skala Besar menyentuh kebutuhan dasar warga.
"Kami sangat bersyukur karena bantuan ini langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Terima kasih kepada TNI, Bapak Presiden, dan Bapak Kasad atas perhatian yang diberikan kepada warga Alor. Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya," kata Pendeta Lukas.
Melalui Program Karya Bhakti Skala Besar, TNI Angkatan Darat berharap dapat mendorong percepatan pembangunan di wilayah 3T sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Selain meningkatkan kualitas infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat, program ini juga diharapkan menumbuhkan semangat gotong royong serta kepedulian bersama dalam menjaga dan memanfaatkan hasil pembangunan demi kemajuan Kabupaten Alor di masa mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....