Komisi Penanggulangan AIDS Belu Prostitusi Terselubung di Tempat Penginapan

  • 24 Jun 2026 16:11 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS KPA Kabupaten Belu Yoseph Siri mengatakan kita tidak bisa menutupi adanya indikasi praktek prostitusi terselubung di lokasi penginapan.

Ia mengatakan sejumlah penginapan hotel, homstey, kos-kosan bahkan rumah penduduk menyediakan pekerja seks komersial PSK.

Praktek prostitusi terselubung setelah melalui transaksi dan dilakukan di lokasi penginapan.

“Orang dari Timor Leste biasanya saling kontak untuk kencani Perempuan missal dari kupang atau jawa atau warga lokal transajksi di kota Atambua, inikan kita tidak tahu dan harus mencegah. Misal di hotel, Homstey penginapan ada beberapa lokasi tamping PSK,” katanya.

Ia menyebut para pekerja seks komersial bisa warga lokal bisa juga dari wilayah Kupang Nusa Tenggara Timur dan juga dari pulau Jawa. Para pria hidung belang memanfaatkan jasa perantara menyediakan para perempuan nakal untuk dikencani.

“Kita tidak bisa menutupi di homstey iotu ada praktek prostitusi terselubung karena istilahd demikian saling kontak mau di mana, homstey pasti ada,” ucapnya.

Mengingat kota Atambua Kabupaten Belu wilayah perbatasan dengan Negara Timor Leste sebagai daerah transit, praktek seks bebas terjadi. Pemerintah Daerah Belu melalui liding sektor terkait Dinas Pariwisata Belu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dibantu unsur kepolisian melakukan razia tempat-tempat penginapan yang dicurigai tempat prostitusi terselubung.

Kebanyakan tidak ditemukan adanya praktek asusila tersebut dikarenakan sudah ketahuan terlebih dahulu informasi razia akan dilakukan petugas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....