Toleransi Antarumat Beragama Dapat Dibangun Melalui Saling Menghargai
- 24 Jun 2026 11:50 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Penyuluh Agama Islam Kementeria Agama Kota Kupang, Siti Halmana, mengajak masyarakat untuk terus memperkuat toleransi melalui sikap saling menghargai antarumat beragama. Menurutnya, penghormatan terhadap keyakinan masing-masing menjadi kunci terciptanya kehidupan yang harmonis.
Ia menjelaskan setiap agama memiliki aturan dan prinsip yang harus dihormati oleh pemeluk agama lain. Dalam Islam misalnya, terdapat ketentuan mengenai makanan halal dan haram yang wajib dipatuhi umat Muslim.
Siti mengatakan konsep halal tidak hanya dilihat dari jenis makanan, tetapi juga proses pengolahannya. Peralatan yang digunakan dalam pengolahan makanan turut menentukan status kehalalan suatu hidangan.
"Moderasi beragama itu sangat indah, asal kita saling menghargai dan menghormati satu sama lain," katanya kepada RRI Atambua, Selasa 23 Juni 2026.
Menurutnya, pemahaman terhadap aturan agama masing-masing justru dapat memperkuat hubungan sosial dalam masyarakat. Dengan mengetahui batasan-batasan yang ada, masyarakat dapat lebih mudah menunjukkan rasa hormat kepada sesama.
Salah satu bentuk penghormatan tersebut dapat diterapkan ketika menyelenggarakan kegiatan yang melibatkan peserta dari berbagai agama. Penyelenggara perlu memperhatikan kebutuhan keagamaan para peserta agar semua pihak merasa nyaman.
"Kalau mengundang umat Muslim dalam sebuah kegiatan, maka makanan yang disediakan harus memperhatikan ketentuan halal," ujarnya.
Ia menilai sikap saling memahami dan menghormati perbedaan akan memperkuat kerukunan yang selama ini terjalin di Nusa Tenggara Timur. Toleransi yang dibangun melalui tindakan nyata menjadi fondasi penting bagi kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....