Pengusaha Tahu Belu Terbantu Suplai MBG di tengah Kenaikan Harga Kedelai
- 24 Jun 2026 06:41 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Kenaikan harga kacang kedelai dalam beberapa pekan terakhir menjadi tantangan serius bagi para pengusaha tahu di Kabupaten Belu. Namun di tengah tekanan tersebut, kehadiran suplai kebutuhan dari program MBG khususnya tahu memberikan angin segar bagi pelaku usaha kecil yang selama ini bergantung pada bahan baku kedelai.
Pengusaha tahu mengaku, lonjakan harga kedelai berdampak langsung pada biaya produksi. Harga yang sebelumnya relatif stabil kini meningkat tajam, sehingga margin keuntungan semakin menipis. Bahkan, sebagian pelaku usaha sempat mempertimbangkan untuk mengurangi produksi.
Salah satu pengusaha tahu di Tala, Desa Tukuneno Matilde Lae mengatakan kondisi ini sempat membuat usaha goyah. Selain harga bahan baku yang tinggi, biaya operasional lainnya juga ikut meningkat, mulai dari bahan bakar hingga distribusi.
Namun, adanya suplai kebutuhan melalui MBG di SPPG Kuneru dan SPPG Kimbana dengan melayani 600 potong tahu per dapur dinilai sangat membantu dalam menjaga keberlangsungan usaha.
“Dengan dukungan ini , kami dapat tetap memproduksi tahu tanpa harus menaikkan harga jual dan untuk sementara kita melayani di 2 SPPG Kimbana dan Kuneru seminggu 2 kali,” ucap Matilde Lae pada Selasa 23 Juni 2026.
Menurutnya stabilitas suplai menjadi faktor penting dalam menjaga produksi tetap berjalan, dengan itu dapat membiaya kebutuhan rumah tangga, membayar gaji karyawan hingga keberlangsungan usahanya.
Mengenai harga kacang Matilde Lae menjelaskan harga kacang kedelai per karung saat ini menyentuh harga Rp560.000 rupiah, dari harga sebelumnya yang berkisar Rp520.000 rupiah.
Ditengah kondisi yang ada ia berharap agar suplai ini dapat terus berlanjut, terutama di tengah kondisi harga kedelai yang belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.
Menurutnya keberlanjutan, menjadi dukungan sangat penting untuk menjaga stabilitas usaha kecil di daerah dan menjadi solusi sementara ditengah biaya produksi tinggi juga membayar karyawan. (KM)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....