Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan Pertalite di Atambua Tetap Lancar
- 22 Jun 2026 08:48 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua – PT Pertamina Patra Niaga melalui Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) terus berkomitmen memastikan penyaluran BBM subsidi, khususnya Pertalite, berjalan lancar dan tepat sasaran bagi masyarakat.
Sebagai BBM yang mendapat penugasan dari Pemerintah, penyaluran Pertalite dilakukan sesuai kuota yang telah ditetapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), termasuk di Kota Atambua, Kabupaten Belu.
Adanya informasi yang beredar terkait antrean kendaraan di salah satu SPBU di Kota Atambua untuk mendapatkan BBM Pertalite pada Sabtu 20 Juni 2026. Pertamina memastikan bahwa ketersediaan BBM jenis Pertalite di wilayah tersebut dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan Pertalite di wilayah tersebut.
"Pasokan Pertalite di Kota Atambua saat ini dalam kondisi tersedia dan terus kami pantau. Kami berupaya memastikan kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi dengan baik," ujar Aha, 20 Juni 2026.
Saat ini, rata-rata stok Pertalite yang tersedia di setiap SPBU di Kota Atambua mencapai sekitar 2.000 liter. Ketersediaan tersebut terus dijaga melalui koordinasi yang intensif dengan pemerintah daerah, instansi terkait, serta aparat penegak hukum guna memastikan distribusi berjalan lancar dan sesuai peruntukannya.
Selain memastikan ketersediaan pasokan, Pertamina juga mengajak masyarakat untuk menggunakan BBM subsidi secara bijak, yaitu membeli sesuai kebutuhan dan memanfaatkan Pertalite sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sementara itu, kendaraan dinas pemerintah, BUMN/BUMD, TNI/Polri, alat berat, serta kendaraan angkutan barang tertentu dianjurkan menggunakan BBM nonsubsidi agar penyaluran Pertalite dapat lebih tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak.
Pertamina juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, BPH Migas, dan aparat penegak hukum yang turut melakukan pengawasan terhadap penyaluran BBM subsidi di lapangan.
Apabila masyarakat mengalami kendala dalam memperoleh Pertalite atau menemukan indikasi penyalahgunaan penyaluran BBM subsidi, masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Call Center 135. Informasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bagian penting dalam menjaga distribusi energi agar tetap lancar, adil, dan tepat sasaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....