Bawaslu Alor Dorong Kesadaran Generasi Muda terhadap Pengawasan Pemilu

  • 15 Jun 2026 14:29 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang diselenggarakan Bawaslu Kabupaten Alor di Aula Kantor Bawaslu Alor dinilai menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda untuk memahami pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawal proses demokrasi.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 20 peserta yang berasal dari berbagai unsur, mulai dari kalangan pemuda, organisasi kemasyarakatan, perempuan, hingga alumni kader pengawas partisipatif. Para peserta mendapatkan materi terkait pengawasan pemilu dan peran masyarakat dalam mencegah terjadinya pelanggaran.

Salah satu peserta dari organisasi kemahasiswaan, Ramadhan Leing, mengatakan kegiatan tersebut memberikan pemahaman baru mengenai pentingnya pengawasan partisipatif dalam setiap tahapan pemilu. “Dari kegiatan ini kami jadi lebih memahami bagaimana masyarakat bisa ikut terlibat dalam pengawasan pemilu. Materi yang diberikan juga mudah dipahami dan membuka wawasan kami tentang pentingnya menjaga demokrasi bersama,” ujar Ramadhan kepada rri.co.id, Jumat 12 Juni 2026

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam pengawasan pemilu menjadi hal penting untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai aturan yang berlaku. Karena itu, pendidikan semacam ini perlu terus dilakukan agar kesadaran publik semakin meningkat.

Ramadhan menilai metode penyampaian materi yang interaktif membuat peserta lebih mudah memahami berbagai persoalan yang kerap muncul dalam pelaksanaan pemilu. Selain menerima materi, peserta juga diberi ruang untuk berdiskusi dan bertukar pandangan terkait tantangan pengawasan di lapangan.

Ia juga menilai kehadiran peserta dari berbagai latar belakang menjadi nilai tambah dalam kegiatan tersebut. Keragaman peserta memungkinkan terjadinya pertukaran pengalaman dan gagasan mengenai upaya memperkuat pengawasan partisipatif di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan itu, peserta diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya pengawasan di lingkungan masing-masing. Pendidikan Pengawas Partisipatif juga dinilai menjadi langkah penting untuk mendorong partisipasi publik dalam menjaga kualitas demokrasi menuju Pemilu 2029.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....