Warga Atambua Pertanyakan Konstruksi Pekerjaan Jalan Lingkungan Pasar Atambua
- 11 Jun 2026 15:43 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua-Warga kelurahan Beirafu Kecamatan Atambua Barat Kabupaten Belu tepatnya yang bermukim di lokasi pasar baru Atambua mempertanyakan pekerjaan jalan lingkungan dianggap secara teknis belum sesuai konstruksi. Infrastruktur jalan lingkungan dibangun tepatnya lorong wewiku penampungan besi tua rt 05 Beirafu dari sisi tata ruang belum sesuai.
Tidak saja belum di hotmix masih sebatas perkerasan jalan aspal lapen permukaan jalan di saat musim penghujan gampang tergerus banjir. Kondisi ini menyebabkan jalan lingkungan rentan terjadi kerusakan.
Ketua rt 05 beirafu Jumardi mengatakan cukup prihatin kondisi jalan yang baru saja dibangun pada sejumlah titik mulai rusak.
“Saya pikir pembangunan jalan ini hotmix ternyata aspal lapen, pinggirnya terkikis terus material ke dalam saluran. Setiap minggu harus angkut kalau tidak tertimbun,” kata Jumardi saat disambangi. Selasa 9 Juni 2026
Dirinya ikut mempertanyakan kondisi jalan lingkungan kurang lebih 400an meter dari ruas kiri jalan samping kud pasar baru ini untuk lebar jalan sepertinya tidak sesuai.
Selaku ketua rt menyampaikan apa yang menjadi keluhan warga terkait sarana jalan dimaksud sebagai fasilitas umum pembangunan harus sesuai konstruksi. Lebar jalan tidak sesuai terdapat material pasir batu kerikil dari jalan terkelupas seringkali menimbun saluran drainase harus dibersihkan.
“Bangun hanya lebar jalan tiga meter masih ada bahu jalan tidak di timbun kemudian diaspal juga akibatnya hujan mudah terkikis material. Kalau ada dua mobil berpapasan serinmgkali juga sulit jalan sempit aspal terkelupas,” ucapnya menambhkan.
Persoalan ikutan menambah pekerjaan berat bagi warga atau petugas dinas Lingkungan Hidup Belu. Selain material batu kerikil juga sampah harus dibersihkan di sepanjang saluran drainase lokasi pasar Atambua.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....