SMP Negeri 1 Malaka Tengah Batasi Penggunaan Gadget di Jam Pelajaran
- 03 Jun 2026 12:08 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Malaka - SMP Negeri 1 Malaka Tengah menerapkan pembatasan terkait penggunaan gadget bagi siswa di lingkungan sekolah. Para siswa diperbolehkan membawa gadget ke sekolah namun wajib dikumpulkan ruang piket dan dikembalikan setelah jam pelajaran usai.
Demikian disampaikan Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Malaka Tengah, Fransiskus Orianus Teti, saat diwawancarai RRI di ruang kerjanya.
Fransiskus Orianus mengatakan, hal ini untuk menindaklanjuti peraturan Komdigi terkait pembatasan penggunaan media sosial bagi para siswa terutama selama jam pelajaran berlangsung.
"Surat edaran dari Komdigi terkait peraturan pembatasan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun, itu sudah ditindaklanjuti oleh Pemda Malaka. Jadi Pemda ada sebarkan surat pemberitahuan ke setiap sekolah," ujar Fransiskus, Selasa 2 Juni 2026.
Sejak pemberlakuan kebijakan tersebut, pihak SMPN 1 Malaka Tengah sudah berupaya untuk memberikan himbauan terkait penggunaan media sosial oleh anak baik itu Facebook YouTube atau platform lainnya di bawah 16 tahun dikenakan pasal, di mana bagi pelanggar baik anak, sekolah, guru, dan orangtua, bisa yang disanksi. Himbauan tersebut disampaikan rutin setiap pagi saat apel maupun upacara bendera.
Ia mengungkapkan sejak dikeluarkannya himbauan tersebut penggunaan hp di kalangan siswa, sudah sedikit menurun. Kendati demikian masih terdapat beberapa siswa yang tetap membawa gadget ke sekolah dengan alasan mudah dijemput orangtua saat pulang sekolah. Hal ini juga disetujui para orangtua yang meminta pihak sekolah tetap memperbolehkan siswa tetap membawa hp karena orangtua khawatir akan kesulitan saat menjemput anak mereka.
Sementara di sisi lain, pihak kepolisian juga sudah turun ke sekolah sekolah dan memberikan himbauan melarang anak di bawah umur tidak boleh berkendara.
"Jadi itu dasar dari orang tua membolehkan anak menggunakan hp tetapi di sekolah tetap kita batasi saat jam pelajaran hp dikumpulkan," kata Fransiskus.
Ia menambahkan sejauh ini belum tersedia media khusus untuk menyimpan semua hp siswa. Pihak sekolah saat ini masih manfaatkan ruang piket untuk sebagai tempat penitipan sementara dan pihak sekolah juga tengah berupaya menyediakan tempat khusus untuk menyimpan hp siswa ke tempat yang lebih representatif dan aman. (AS)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....