Pasar Kadelang Alor Jadi Pusat Penjualan Kain Tenun Beragam Motif Tradisional
- 31 Mei 2026 10:35 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor - Pedagang kain tenun dan aksesoris adat di Pasar Kadelang, Kabupaten Alor, terus mempertahankan usaha penjualan produk budaya lokal sebagai salah satu sumber penghasilan masyarakat. Beragam kain tradisional dan pernak-pernik adat dari sejumlah daerah di Alor hingga Nusa Tenggara Timur dipasarkan di lokasi tersebut.
Salah satu pedagang, Mus Mulyadi, mengatakan kain adat yang dijual berasal dari berbagai wilayah seperti Pulau Buaya, Pulau Ternate, Pantar Barnusa, Rote, hingga Sumba. Setiap daerah memiliki motif khas yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pembeli.
“Kalau kain adat ini ada yang diambil dari Pulau Buaya, Pulau Ternate, Pantar Barnusa, sampai Rote dan Sumba juga ada. Masing-masing daerah punya motif sendiri, seperti motif gajah, Kolana biasa, sampai motif alam seperti ikan dan tumbuhan,” ujar Mus Mulyadi saat ditemui di Pasar Kadelang. Sabtu, 30 Mei 2026.
Selain kain tenun, ia juga menjual berbagai aksesoris adat laki-laki dan perempuan yang biasa digunakan dalam acara adat maupun kegiatan budaya masyarakat Alor. Produk tersebut dijual dalam berbagai ukuran dan harga yang disesuaikan dengan jenis barang.
Mus mengaku sudah lebih dari satu tahun menjalankan usaha tersebut. Dalam sehari, hasil penjualan yang diperoleh terkadang mencapai jutaan rupiah, tergantung jumlah pembeli yang datang ke pasar.
“Kalau pendapatan per hari kadang bisa sampai dua juta lebih atau tiga juta lebih. Pembelinya kebanyakan masyarakat dan pejabat. Barang biasanya kami ambil langsung dari pengrajin atau pasar, kemudian dijual kembali di sini,” katanya.
Ia menjelaskan, pembeli tidak hanya datang langsung ke Pasar Kadelang, tetapi ada juga yang memesan dari rumah maupun dari luar daerah seperti Kupang. Pengiriman barang biasanya dilakukan melalui jalur kapal laut dari pelabuhan di Alor.
Mus berharap pemerintah terus memberikan perhatian kepada para pedagang dan pengrajin tenun lokal agar usaha budaya tradisional tersebut tetap berkembang dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Alor.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....