Kepala Desa Toang Ajak Generasi Muda Tidak Sekadar Menjadi Penonton
- 29 Mei 2026 12:55 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor - Kepala Desa Toang Pantar Tengah, Habibi Alan Maley, mengajak generasi muda untuk lebih aktif mengambil peran dalam pembangunan daerah dan tidak hanya menjadi penonton di kampung halamannya sendiri. Menurutnya, kontribusi anak muda sangat dibutuhkan untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan yang terus berkembang di era modern.
Habibi mengatakan pengabdian kepada kampung halaman tidak harus menunggu memperoleh pekerjaan tertentu. Baginya, kehadiran anak muda di tengah masyarakat merupakan bentuk kontribusi nyata terhadap daerah, bangsa, dan negara, terutama ketika mampu menghadirkan gagasan serta solusi bagi kebutuhan masyarakat.
“Karena kita tidak bisa hanya menjadi orang yang pulang dari kota ke kampung lalu menjadi penonton. Tidak bisa kita pulang lalu kemudian hanya menjadi beban orang tua. Ada hal-hal tertentu yang perlu kita sikapi dan caranya adalah bagaimana kita mengurusi desa dan kampung halaman kita sendiri,” ujar Habibi Alan Maley. Jumat, 29 Mei 2026.
Menurutnya, penilaian apakah kepemimpinan anak muda hanya sekadar tren atau benar-benar membawa harapan baru sepenuhnya berada di tangan masyarakat. Namun demikian, ia menilai pemerintahan desa saat ini membutuhkan kemampuan baru, terutama dalam pemanfaatan teknologi dan inovasi yang umumnya lebih dekat dengan generasi muda.
Habibi juga mendorong anak muda untuk tidak memandang politik sebagai sesuatu yang harus dijauhi. Ia menilai keterlibatan dalam kepemimpinan dan pengambilan keputusan merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang perlu dilakukan oleh generasi muda.
“Hari ini kita sedang mengambil peran untuk mengurusi daerah, bangsa, dan negara. Harapan saya kepada anak muda adalah menjunjung tinggi nilai-nilai politik yang baik, menentukan arah sikap politiknya, dan berani mengambil peran dalam kepemimpinan untuk mengabdi kepada kampung halaman,” katanya.
Lebih lanjut, Habibi menegaskan bahwa tantangan terbesar generasi muda saat ini adalah kehilangan arah masa depan setelah kembali ke tengah masyarakat. Karena itu, ia mengingatkan agar setiap peluang, pengalaman, dan pekerjaan yang tersedia dimanfaatkan dengan baik sebagai bekal untuk membangun diri sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Ia berharap semakin banyak generasi muda di Kabupaten Alor yang berani mengambil peran dalam pembangunan desa dan masyarakat. Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga oleh kesediaan generasi muda untuk mengaktualisasikan ilmu, pengalaman, dan semangat pengabdian yang dimiliki demi masa depan kampung halaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....