Anak Muda Dinilai Mampu Membawa Perubahan Nyata dalam Pembangunan Desa

  • 29 Mei 2026 12:53 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Fenomena anak muda memimpin desa dinilai bukan sekadar tren, melainkan bagian dari perubahan pola pembangunan di tingkat desa. Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Toang Pantar Tengah, Habibi Alan Maley terkait kepemimpinan generasi muda dalam pembangunan desa di Kabupaten Alor.

Habibi yang kini berusia 27 tahun mengatakan keputusan dirinya maju sebagai kepala desa didasari keinginan untuk mengabdi di kampung halaman. Menurutnya, ilmu dan pengalaman yang diperoleh di luar daerah seharusnya kembali digunakan untuk membangun desa sendiri, bukan hanya menjadi pencapaian pribadi semata.

Ia menilai pembangunan desa saat ini tidak lagi ditentukan oleh usia, golongan maupun latar belakang tertentu, tetapi lebih kepada kemampuan dan keberanian seseorang dalam mengambil tanggung jawab. Anak muda, menurutnya, sudah saatnya diberi ruang untuk terlibat langsung dalam pembangunan desa.

“Kalau kita bangun kampung, bangun desa, tidak dilihat daripada kesukuan, tidak dilihat daripada golongan dan sebagainya. Tapi bangun kampung bukan dilihat daripada usia yang muda dan usia yang dewasa, tapi siapa yang mampu,” ujar Habibi Alan Maley. Jumat, 29 Mei 2026.

Habibi menjelaskan selama ini masih ada pandangan bahwa anak muda hanya identik dengan tren dan hal-hal negatif. Padahal, generasi muda memiliki ide pembaruan dan kemampuan beradaptasi dengan teknologi yang sangat dibutuhkan dalam tata kelola desa modern.

“Menata soal desa itu bukan hanya soal tren, tapi ada berbagai pembaharu-pembaharu khusus yang saya pikir itu dimiliki langsung oleh anak muda. Dan itu harus diimplikasikan, diaktualisasikan di dalam teknologi-teknologi, apalagi urus desa di zaman modern ini,” katanya.

Ia juga mengakui anak muda memang belum memiliki banyak pengalaman birokrasi, terutama bagi mereka yang baru menyelesaikan pendidikan. Namun menurutnya, pengalaman tidak akan pernah diperoleh jika generasi muda tidak diberi kesempatan untuk belajar dan mengambil peran dalam kepemimpinan maupun pembangunan desa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....