Hilirisasi Jagung Jadi Harapan Baru Masyarakat Desa Aramaba Pasca Panen Raya
- 25 Mei 2026 06:55 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor - Meningkatnya produksi jagung melalui Program Agroforestri Pangan dan Energi Perhutanan Sosial (FAPE-PS) di Desa Aramaba, Kecamatan Pantar Tengah, Kabupaten Alor, mendorong pemerintah desa menyiapkan langkah hilirisasi agar hasil panen tidak hanya dijual dalam bentuk bahan baku, tetapi juga dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi lebih tinggi.
Program yang dijalankan Kelompok Tani Hutan (KTH) Duyang Abbang Teddi itu dinilai telah membuka peluang baru bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha berbasis pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.
| Baca juga: Acara Lepas Sambut Dandim Belu Penuh Haru |
Kepala Desa Aramaba, Efa Sukardi Magang Sau, mengatakan produksi jagung yang terus meningkat dari tahun ke tahun menjadi modal penting untuk mengembangkan berbagai produk olahan berbahan dasar jagung di masa mendatang.
Menurut dia, sebagian hasil panen nantinya tidak harus seluruhnya dijual ke pasar. Sebagian dapat diolah dan dimanfaatkan sebagai sumber pangan masyarakat sekaligus menjadi produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi dibandingkan jagung pipilan biasa.
“Harapan kami, ketika produksi semakin meningkat, ada hasil yang bisa diolah di desa sehingga tidak semuanya dijual mentah. Dengan begitu nilai ekonominya juga akan lebih tinggi,” kata Efa kepada rri.co.id, Sabtu 23 Mei 2026
Ia menjelaskan, hingga saat ini pemasaran hasil panen masih tergolong aman karena selalu ada pembeli yang datang setiap musim panen. Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan Bulog sebagai salah satu alternatif penyerapan hasil panen petani apabila dibutuhkan.
Meski demikian, Efa berharap pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dapat membantu penyediaan peralatan pengolahan dan pengemasan produk jagung. Menurut dia, dukungan sarana produksi diperlukan agar rencana hilirisasi dapat terwujud dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat Desa Aramaba.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....