Hari Kebangkitan Nasional Momentum Perkuat Persatuan dan Pembangunan

  • 20 Mei 2026 09:59 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia memperingati Hari Kebangkitan Nasional untuk mengenang berdirinya organisasi Budi Utomo pada 1908 sebagai tonggak awal pergerakan nasional. Peringatan Harkitnas menjadi momentum untuk membangkitkan kembali semangat persatuan dan nasionalisme di tengah keberagaman bangsa Indonesia.

Tokoh masyarakat perbatasan Kabupaten Belu, Beny Hale menilai peringatan Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk membangkitkan semangat persatuan, nasionalisme, dan pembangunan masyarakat di wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menurut Beny Hale, semangat kebangkitan nasional harus dimaknai sebagai upaya bersama seluruh elemen bangsa untuk memperkuat rasa cinta tanah air, menjaga persatuan, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tengah berbagai tantangan zaman yang terus berkembang.

Ia mengatakan, masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan memiliki peran penting sebagai garda terdepan bangsa. Karena itu, semangat kebangkitan nasional harus terus ditanamkan, khususnya kepada generasi muda agar tetap memiliki rasa bangga sebagai bangsa Indonesia.

“Wilayah perbatasan bukan daerah terluar yang tertinggal, tetapi beranda terdepan bangsa yang harus terus dijaga dan dibangun bersama,” ucap Beny Hale kepada rri.co.id Rabu 20 Mei 2026.

Beny Hale menambahkan, kemajuan bangsa tidak hanya dilihat dari pembangunan di kota-kota besar, tetapi juga dari perhatian pemerintah terhadap masyarakat di daerah terpencil dan perbatasan, baik melalui pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, maupun peningkatan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, pemerataan pembangunan menjadi salah satu wujud nyata semangat kebangkitan nasional yang harus terus diperjuangkan demi menciptakan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Dirinya berharap momentum Hari Kebangkitan Nasional menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus menjaga toleransi, memperkuat persaudaraan, serta bersama-sama mendukung pembangunan demi mewujudkan Indonesia yang maju dan berdaya saing.

Selain itu, Beny Hale juga mengajak generasi muda di wilayah perbatasan agar tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif yang dapat merusak persatuan bangsa, melainkan terus mengembangkan kemampuan diri, kreativitas, dan semangat belajar demi masa depan yang lebih baik.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini diharapkan menjadi momentum membangkitkan optimisme masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan global sekaligus memperkuat semangat gotong royong untuk membangun bangsa dari wilayah perbatasan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....