Nilai Budaya Patriarki Masih Hambat Kesetaraan Gender Masyarakat

  • 20 Mei 2026 00:27 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Aktivis perempuan Kabupaten Alor, Bunda Yusfira Abdurrahman, menilai diskriminasi terhadap perempuan masih terjadi di tengah masyarakat, meskipun isu kesetaraan gender terus diperjuangkan oleh berbagai pihak.

Menurutnya, tantangan terbesar dalam memperjuangkan kesetaraan gender adalah bagaimana masyarakat dapat menerima pemahaman bahwa perempuan juga memiliki kemampuan yang sama dalam berbagai bidang, termasuk kepemimpinan.

“Kalau tantangan utama dalam meningkatkan kesetaraan gender yang ada di Kabupaten Alor itu adalah bagaimana pemahaman gender itu bisa diterima, dan juga bagaimana peran kita sebagai perempuan untuk meyakinkan bahwa ternyata perempuan itu bisa. Itu tantangannya,” kata Bunda. Selasa 19 Mei 2026.

Ia menjelaskan, respon masyarakat terhadap isu kesetaraan gender masih beragam. Ada masyarakat yang mendukung perjuangan perempuan, namun tidak sedikit pula yang masih menolak perempuan tampil sebagai pemimpin.

Yusfira mengaku pernah menyaksikan langsung penolakan terhadap seorang kepala desa perempuan di salah satu wilayah. Saat itu, sejumlah masyarakat, terutama laki-laki, menolak kepemimpinan perempuan tersebut dan ingin menurunkannya dari jabatan.

“Contohnya, nilai budaya yang merugikan perempuan itu kan kebanyakan perempuan jarang diberi panggung, jarang diberi tempat. Oleh karena itu, hal-hal seperti itu yang harus dibicarakan, didiskusikan, dan dimusyawarahkan untuk mencapai satu tujuan, bagaimana perempuan bisa diberi tempat selayaknya laki-laki dalam memimpin di Kabupaten Alor,” ungkapnya.

Namun, menurutnya, pemimpin perempuan tersebut tetap mampu bertahan karena memiliki keberanian dan kemampuan menghadapi tekanan masyarakat. Ia pun menyayangkan masih kuatnya diskriminasi gender di tengah masyarakat dan berharap pola pikir tersebut perlahan dapat berubah melalui dialog dan pendidikan yang berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....