Nelayan Belu Menjaring Ikan ke Perairan Laut Alor
- 19 Mei 2026 15:42 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Warga nelayan Atapupu Kabupaten Belu cukup cermat berhitung untuk aktifitas menjaring ikan di laut.
Di bulan Maret April kondisi laut belum begitu berpihak ke nelayan Belu. Adanya tiupan angin kencang dan ancaman gelombang pasang hasil tangkapan masih terbilang sedikit.
Begitu pun saat ini keberadaan ikan sekitar pesisir pantai utara Belu belum begitu banyak. Gerombolan ikan migrasi ke perairan Alor-NTT sehingga untuk menjaring ikan nelayan Belu harus bertolak ke perairan Alor.
Warga nelayan desa Dualaus Kabupaten Belu Martinus Mau kepada rri.co.id mengatakan dalam dua pekan terkahir warga nelayan Atapupu menjaring ikan hingga ke perairan Alor.
"Ikan belum banyak sekitar Atapupu sehingga harus bertolak ke perairan Alor. Sudah dua minggu ini perahu perahu nelayan ada ke Alor karena ikan sementara banuak di sana," kata Marainus saat ditemui Selasa 19 Mei 2026.
Sementara untuk perairan Atapupu Belu mempertimbangkan kondisi iklim memasuki musim kemarau palingan bulan Juni mulai banyak hasil tangkapan.
"Di Atapipu sebulan ke depan Juni mulai banyak, sekarang sekiran sini ikan kurang mihrasi ke Alor," ucapnya.
Biasanya para nelayan untuk mencari hasil tangkapan ikan bertolak ke perairan Alor sore hari dan langsung kembali tiba subuh hari. Menggunakan 3 perahu motor dengan kapasitas antara 15 Pk dan 20 Pk, 2 perahu digunakan sebagai penangkap dan 1 untuk menampung hasil tangkapan ikan. Berbagai jenis ikan terjaring pukat di bawah.
Aktifitas melaut ke Alor itu pun tergantung kondisi laut berpihak bisa memperoleh banyak tangkapan ikan.
Terkadang juga hanya sedikit tangkapan, cukup merugi dikarenakan mengeluarkan biaya besar Bahan Bakar Minyak (BBM).
"Kalau dapat banyak lumayan dijual ke pasar tetapi kalau tidak dapat cukup merugi karena biaya besar di BBM," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....