NTT Mart Jadi Peluang Promosi Produk Unggulan Industri Lokal Kabupaten Alor

  • 18 Mei 2026 08:43 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Dinas Perindustrian Kabupaten Alor terus berupaya memperkuat pengembangan industri lokal berbasis potensi daerah melalui peningkatan kualitas produk, pembinaan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM), hingga penguatan pemasaran produk lokal. Langkah tersebut dilakukan agar produk-produk khas Alor mampu bersaing di pasar regional maupun nasional.

Kabid Perencanaan Pembangunan Industri Dinas Perindustrian Kabupaten Alor, Dathenus Moleda Bani, mengatakan tantangan utama yang dihadapi pelaku IKM saat ini bukan hanya pada proses produksi, tetapi juga konsistensi dalam pemasaran dan pengembangan usaha.

“Kadang pelaku usaha berharap barang yang diproduksi harus langsung laku. Tetapi ketika barang tidak langsung terjual, mereka menjadi turun semangat dan akhirnya berhenti menjalankan usaha,” ujarnya. Sabtu 16 Mei 2026.

Menurut Dathenus, pemerintah daerah melalui NTT Mart terus membuka peluang pemasaran bagi produk-produk lokal Kabupaten Alor. Namun demikian, produk yang dipasarkan tetap harus melalui proses kurasi untuk memastikan kualitas, legalitas dan kelayakan produk sebelum dipromosikan kepada masyarakat luas.

Ia menjelaskan, sejumlah produk lokal seperti makanan olahan dan kerajinan sudah mulai dipasarkan keluar daerah. Meski demikian, Dinas Perindustrian masih terus melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha agar produk yang dipasarkan memiliki nilai tambah melalui pengolahan dan pengemasan yang lebih baik.

“Kami tidak ingin produk lokal hanya dijual mentah keluar daerah. Harapan kami, produk itu diolah dan dikemas dengan baik di Alor sehingga punya nilai ekonomi lebih tinggi dan bisa dikenal sebagai produk khas Alor,” katanya.

Selain penguatan kualitas produk, pemerintah daerah juga mulai mendorong pemanfaatan media digital dan platform promosi untuk mendukung pemasaran produk IKM. Dinas Perindustrian mengakui pemanfaatan teknologi digital masih dalam tahap pengembangan, namun dinilai penting untuk memperluas jangkauan pemasaran produk lokal.

Keberadaan NTT Mart juga dinilai menjadi peluang bagi pelaku IKM dalam memperkenalkan produk unggulan daerah kepada wisatawan maupun masyarakat umum yang mencari oleh-oleh khas Kabupaten Alor. Produk makanan lokal hingga kerajinan tangan menjadi jenis produk yang paling banyak diminati pengunjung.

Dathenus menambahkan pengembangan industri lokal tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri, tetapi membutuhkan dukungan masyarakat, pelaku usaha, hingga konsumen lokal untuk bersama-sama menggunakan dan mempromosikan produk daerah.

Ia berharap masyarakat semakin sadar pentingnya menggunakan produk lokal berkualitas sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan pengelolaan, pengemasan dan kualitas yang baik, produk-produk lokal Kabupaten Alor diyakini mampu bersaing dan memiliki peluang lebih besar untuk menembus pasar luar daerah hingga mancanegara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....