Budidaya Buah Naga Memberi Nilai Tambah Ekonomis bagi Petani Belu

  • 14 Mei 2026 15:59 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID,Atambua - Budidaya buah naga memberikan nilai tambah ekonomis bagi warga tani yang ada di dusun Korbau desa Leosama Kabupaten Belu.

Seperti digeluti warga tani setempat Rofinus Mau Bere setiap panen dari hasil penjualan buah naga bisa meraup pendapatan dua hingga tiga juta rupiah.

Setiap panen biasanya dijual borongan ke toko buah yang ada di kota Atambua. Harga jual ditimbang per kilo Rp 50 ribu rupiah.

“Biasa jual borongan antar ke toko ditimbang Rp50 ribu per kilo. Bagi kami petani sangat untung bisa tambah pendapatan keluarga,” kata Rofinus Mau Bere saat ditemui Rabu 13 Mei 2026.

Buah naga (pitaya) buah tropis dari jenis Kaktus ini tumbuh begitu subur di pekarangan rumah.

Ia mengatakan, awalnya ia tanam hanya berupa dua batangan bibit buah naga. Tumbuh subur batangan semakin banyak menggelantung di pohon, semuanya sudah berbuah.

Yang Ia tanam adalah jenis buah naga berkulit merah. Biasanya mendekati masa panen buah naga merah ranum menutupi hampir semua batang, kemudian baru di petik untuk dijual.

"Awal hanya dua bibit yang tumbuh dengan batang pohon reo sebagai penopang. Tumbuh subur semakin banyak buah juga semakin rimbun. Rencana kasih pindah bibit banyak pohon kita semakin untung kalau jual,” ucapnya.

Buah naga cukup diburu pembeli dikarenaian memiliki banyak kasiat untuk kesehatan. Kaya akan antioksidan vitamin C, memiliki serat dan zat besi.

Manfaat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan pencernaan, mencegah anemia dan menjaga kesehatan jantung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....