PT Agrinas Buka Kesempatan Kerja Sawit Dengan Fasilitas Lengkap untuk Warga Alor

  • 07 Mei 2026 20:21 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Sosialisasi perekrutan tenaga kerja perkebunan sawit oleh PT Agrinas Palma Nusantara berlangsung di aula rumah jabatan Bupati Alor. Kegiatan tersebut diikuti masyarakat yang berminat bekerja di sektor perkebunan sawit di Kalimantan Barat.

Dalam kegiatan itu, Staf Ahli Direktur SDM dan Umum PT Agrinas Palma Nusantara, Mayjen TNI M. Zulkifli, menjelaskan kebutuhan tenaga kerja perusahaan yang masih cukup besar untuk ditempatkan di sejumlah kebun sawit milik perusahaan.

Ia mengatakan, perusahaan telah menjalin koordinasi dengan Kodam, Korem, Kodim, Koramil hingga pemerintah daerah dalam mendukung proses perekrutan tenaga kerja dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Alor.

Menurut Mayjen Zulkifli, saat ini perusahaan masih membutuhkan tambahan sekitar 1.000 hingga 2.000 tenaga kerja untuk memenuhi kebutuhan operasional perkebunan sawit di Kalimantan Barat yang memiliki luas lahan sangat besar.

“Dalam perekrutan tenaga kerja ini kita tidak meminta satu rupiah pun dari para pencari kerja. Semua akan disiapkan perusahaan mulai dari perekrutan, transportasi, makan selama perjalanan, tempat tinggal, perlengkapan kerja sampai kebutuhan dasar lainnya,” ujar Mayjen Zulkifli saat sosialisasi berlangsung. Selasa, 05 Mei 2026.

Ia menjelaskan, pekerja yang direkrut akan menjalani kontrak kerja selama dua tahun dengan sistem borongan. Penghasilan pekerja dihitung berdasarkan jumlah hasil panen sawit yang berhasil dikumpulkan setiap hari.

“Kalau satu hari bisa mendapatkan satu ton, maka penghasilannya sekitar Rp250 ribu sampai hampir Rp300 ribu per hari. Bahkan kalau sudah terbiasa bekerja dan hasilnya lebih banyak, pendapatan bisa mencapai Rp400 ribu sampai Rp500 ribu per hari,” katanya.

Selain penghasilan, perusahaan juga menyiapkan berbagai fasilitas bagi pekerja, seperti tempat tinggal, alat kerja, perlengkapan memasak, bahan makanan selama masa awal kerja, hingga biaya transportasi menuju lokasi perkebunan.

Zulkifli menegaskan bahwa perusahaan tidak menetapkan syarat pendidikan tinggi dalam perekrutan tersebut. Masyarakat yang tidak tamat sekolah tetap memiliki kesempatan bekerja selama memenuhi syarat usia dan mampu bekerja di lapangan.

“Kita menerima lulusan SD, SMP, SMA, bahkan yang tidak tamat sekolah pun tetap diterima selama bisa baca dan siap bekerja. Yang penting umurnya 18 sampai 45 tahun dan memiliki kemauan bekerja,” ungkapnya.

Ia menambahkan, setelah masa kontrak dua tahun berakhir, pekerja akan diberikan pilihan untuk kembali ke daerah asal dengan biaya perusahaan, melanjutkan kontrak kerja, atau diangkat menjadi karyawan tetap PT Agrinas Palma Nusantara dengan fasilitas gaji tetap dan berbagai tunjangan lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....