87 Siswa/i SDI Tulamalae Mengikuti Ujian Kelulusan TA 2025/2026
- 06 Mei 2026 10:34 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Sebanyak 87 siswa/i SDI Tulamalae mengikuti ujian kelulusan tahun akademik 2025/2026. Pelaksanaan ujian ini menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang unggul, berkompeten dan siap menghadapi tantangan di jenjang pendidikan selanjutnya.
Plt Kepala SDI Tulamale Elfrida D. Thai Kole, S.Pd.SD menyampaikan pelaksanaan ujian ini merupakan tahap akhir bagi siswa kelas VI salam menempuh pendidikan di tingkat sekolah dasar.
Kegiatan ini juga menjadi acuan penting sebagai bahan evaluasi bagi tenaga kependidikan dalam menilai efektivitas metode pembelajaran yang telah diterapkan, guna perbaikan dan peningkatan kualitas proses belajar mengajar di masa mendatang.
”Jadi kita terdapat 87 siswa/i dengan penggunaan ruang kelas ujian 5 kelas,untuk 4 kelas diisi 20 siswa sementara 1 kelas diisi 7 orang, memastikan ujian berlangsung denhan tertib,aman dan lancar perkelas mendapatkan pengawasan ketat dari dua orang pengawas ,” kata Elfrida Thai Kole.
Elfrida mengatakan dalam pelaksanaan, pihak sekolah telah melakukan berbagai persiapan mulai dari pemantapan materi pembelajaran, bimbingan belajar tambahan, hingga simulasi ujian guna meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi ujian kelulusan.
“Kita telah melakukan segala persiapan dengan matang, berbagai tes dan pembinaan tambahan telah dilakukan, dengan itu anak-anak dipastikan mempersiapkan diri dengan baik dalam pelaksanaan ujian ini,” kata Elfrida Thai Kole, pada Rabu 6 Mei 2026 di ruang kerjanya.
Dengan segala persiapan dan metode yang diterapkan, Ia optimis para siswa dapat mengerjakan soal dengan baik dan memperoleh hasil yang memuaskan sebagai bekal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya sebagai langkah awal bagi siswa untuk meraih cita-cita di masa depan.
Sementara terkait siswa/i yang belum atau tidak mengikuti ujian sekolah karena alasan sakit, pihak sekolah akan melakukan ujian susulan dengan itu semua anak akan mengikuti ujian.
“Untuk hari pertama - ketiga semua mengikutinya, jika sakit nantinya akan ada ujian susulan, kita selalu mengedepankan solusi yang baik bagi anak-anak,” kata Elfrida.
Selain itu, dirinya juga telah mengingatkan dalam rapat bersama orang tua dan anak-anak sebelum pelaksanaan ujian terkait pentingnya pendidikan berkelanjutan, dengan tidak terdapat anak yang putus sekolah karena pendidikan berkelanjutan menjadi fondasi penting dalam memajukan mutu Sumber Daya Manusia di Indonesia pada umumnya dan khususnya di Kabupaten Belu dalam melahirkan pemikir-pemikir hebat yang akan berkontribusi nyata pembangunan. (KM)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....