Pendidikan Berkualitas Jadi Fokus Hardiknas 2026 di Kabupaten Alor
- 30 Apr 2026 10:42 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor - Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo, menghadiri Gebyar Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan berbagai kegiatan lomba antar pelajar di Kabupaten Alor. Kegiatan ini menjadi momentum untuk membangkitkan semangat baru dalam memajukan dunia pendidikan di daerah tersebut.
Dalam sambutannya, Rocky menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. Ia mengakui masih adanya sejumlah tantangan di sektor pendidikan, seperti akses di wilayah terpencil, keterbatasan anggaran, kualitas tenaga pendidik, serta pemanfaatan teknologi.
“Pendidikan adalah kunci utama untuk melahirkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. Dengan semangat gotong royong, tidak ada yang mustahil untuk kita capai bersama,” ujar Rocky. Selasa, 28 April 2026.
Ia menekankan bahwa pembangunan pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk orang tua, tenaga pendidik, dan masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan tidak ada lagi anak-anak di Alor yang putus sekolah.
Pemerintah daerah, lanjutnya, terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui alokasi anggaran dalam APBD 2026 untuk berbagai program prioritas, seperti revitalisasi dan digitalisasi sekolah, peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini, serta penanganan anak tidak sekolah.
Selain itu, kegiatan Hardiknas tahun ini juga diisi dengan berbagai perlombaan, seperti lomba cerita, cerdas cermat, debat bahasa Inggris, esai populer, hingga drum band antar sekolah. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran yang menyenangkan serta wadah pengembangan bakat dan kreativitas siswa.
Sementara itu, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, menegaskan pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama dalam membangun daerah dan meningkatkan daya saing generasi muda di tingkat nasional maupun global.
“Tanpa pendidikan kita tidak mungkin bisa maju bersaing di tengah kompetisi yang ketat. Hanya dengan pendidikan kita bisa membangun daerah ini dan menjadi kontributor dalam pembangunan Indonesia,” tegas Johni.
Ia juga menyoroti pentingnya kegiatan positif bagi pelajar, seperti lomba drum band, yang dinilai mampu menumbuhkan nilai kerja sama, kreativitas, serta kedisiplinan. Selain itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban daerah guna mendukung perkembangan sektor pariwisata dan pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....