Penataan Pasar Memberi Ruang Petugas DLH Belu Beresin Sampah Pasar Atambua

  • 29 Apr 2026 15:05 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Pemerintah Daerah Belu sejak dua pekan lalu melakukan upaya penataan pasar baru Atambua. Penataan tempat transaksi jual beli tersebut dengan menertibkan setiap pedagang membandel jual di luar lokasi pasar dan mengarahkan kembali ke dalam los-los pasar disediakan pemerintah.

Dari upaya pemerintah tersebut memberi dampak tersendiri dalam urusan penanganan sampah perkotaan di lokasi pasar baru Atambua. Para petugas kebersihan lebih leluasa bekerja rutin membersihkan sampah yang ada di pasar.

Pengawas Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Kabupaten Belu Thomas Goncalves kepada rri.co.id mengatakan kondisi pasar kini lebih lengang dari aktifitas lasimnya setiap hari. Hal ini cukup memudahkan dalam urusan penanganan sampah di lokasi pasar baru Atambua.

Sebelumnya para pedagang terlihat berjualan se enaknya di sembarangan tempat di luar los pasar menempati trotoar atau pun badan jalan kemudian ditertibkan. Pedagang diarahkan berjualan di dalam lapak jualan yang telah disediakan pemerintah.

“Mulai ada penertiban pedagang kita lihat sampaha agak kurang. Kalau tidak ada yang jual di atas trotor diatas saluran drainase bahkan di badan jalan susah saat mau bersihkan, kini petugs lebih musah bersihkan sampah,” kata Thomas Goncalves saat disambangi rri.co.id, Rabu 29 April 2026.

Ia menjelaskan adanya kegiatan penataan pasar sedikit mengurangi pekerjaan para petugas kebersihan membersihkan sampah di lokasi pasar.

Menjadi kendala apabila sampah yang sudah terkumpul dalam sehari tidak lagsung terangkut. volume sampah semakin banyak dan menumpuk terkadang sampah berceceran dikarenakan tidak tertampung sehingga harus dibersihkan. Apalagi saat musim penghujan, kondisi basah cukup berat juga menimbulkan bau menyegat, tetapi dipastikan tetap terangkut.

“Satu hari terlambat angkut itu kendala, biasanya karena sampah banyak truk tidak sempat muat terpaksa diangklut esok hari. Sampah banyak kadang berceceran karena ada juga malam baru buangs ampah liar,” ucapnya.

Hitung-hitungan volume sampah sehari sebanyak 6 truk ditambah motor roda tiga mengangkut sampah yang ada kemudian di bawah untuk dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir sampah (TPA) lokasi lelowai nenuk Atambua.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....