Wagub NTT Soroti Ancaman Konflik terhadap Masa Depan Ekonomi Alor

  • 29 Apr 2026 10:59 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Upaya mendorong pembangunan daerah berbasis pariwisata kembali ditekankan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, saat menghadiri Festival Seni Gebyar SMA/SMK/SLB dalam rangka Hari Pendidikan Nasional 2026 di Lapangan Mini Kalabahi, Selasa 28 April 2026. Ia menilai, kemajuan sektor ini sangat bergantung pada stabilitas sosial di tengah masyarakat.

Dalam pandangannya, Kabupaten Alor memiliki daya tarik yang semakin dikenal luas hingga ke mancanegara. Namun, potensi tersebut dinilai rentan terhambat apabila konflik sosial, terutama pertikaian antar kampung, terus berulang.

“Potensi pariwisata kita besar, tetapi akan percuma kalau situasi keamanan tidak terjaga,” ujarnya di hadapan pelajar dan masyarakat yang hadir.

Johni menjelaskan, sektor pariwisata bukan hanya soal kunjungan wisatawan, tetapi juga berdampak langsung pada perputaran ekonomi lokal. Aktivitas ini menggerakkan usaha perhotelan, transportasi, kuliner, hingga kerajinan tradisional seperti tenun ikat.

Ia menambahkan, peningkatan pendapatan daerah dari sektor tersebut dapat dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur dasar, termasuk jalan, sekolah, dan fasilitas kesehatan yang dibutuhkan masyarakat.

Di sisi lain, ia juga menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia, khususnya generasi muda, dalam menghadapi perkembangan tersebut. Penguasaan bahasa Inggris, menurutnya, menjadi salah satu keterampilan penting agar mampu berinteraksi dengan wisatawan asing.

Menutup sambutannya, Johni mengajak masyarakat untuk memperkuat peran keluarga dan lingkungan dalam menjaga ketertiban sosial. Ia berharap, dengan kondisi yang aman dan kondusif, Alor dapat berkembang sebagai destinasi wisata yang tidak hanya indah, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi warganya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....