Penataan Pasar Baru Atambua Berdampak pada Berkurangnya Pendampatan Juru Parkir
- 28 Apr 2026 14:32 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Pemerintah Daerah Belu melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Belu melakukan penataan lokasi pasar baru Atambua. Penataan pasar dengan melakukan penertiban terhadap para pedagang berjualan di sembarangan tempat di luar los pasar kembali diarahkan ke dalam menempati gedung pasar disediakan pemerintah.
Langkah penertiban dilakukan bersama Dinas Pehubungan Belu Serta Satuan Polisi Pamong Praja, juga menyangkut akses kendaraan bermotor atau pun mobil keluar masuk pasar tidak boleh melawan arah begitupun menyangkut parkir kendaraan.
Terdapat sisi lain dari penataan pasar yang dilakukan pemerintah tersebut terhadap aktifitas juru parkir kendaraan.
Sebelumnya sebegitu marak juru parkir seperti di sepanjang los pasar ikan bisa dibilang lokasi hanya sesempit itu juru parkir lima hingga enam orang. Adanya penertiban pasar kini terlihat hanya satu juru parkir masih bekerja mengatur kendaraan.
Kepada rri.co.id, juru parkir Marsel Suares mengatakan penertiban pasar memberi dampak berkurangnya pendapatan yang diperoleh. Selama ini dari pungutan jasa parkir setiap pengendara sehari bisa memperoleh Rp100 ribu kini berkurang drastis palingan Rp30 ribu.
“Pendapatan berkuranhg karena sebelumnya motor parker di jalan sudah diarahkan masuk ke dalam. Hanya sayangnya di dalam bayar parkir bukan petugas yang ambil tapi orang mabuk tidak ada pengenal ini kendala harus diatur Kembali,” kata juru parker Marsel Suares Senin 27 April 2026.
Ia mengungkapkan tercatat di Dinas Perhubungan Belu juru parkir resmi di belu sebanyak 80 orang. Penempatan petugas parkir juga diarahkan di lokasi ramai dan harus mengenakan tanda pengenal.sehingga tidak dianggap juru parkir liar.
“Sebelumnya satu hari minimal Rp100 ribu tapi sekarang kadang hanya Rp30 ribu mulai berkurang pendapatan. Selain sudah sepi parkiran juru parker juga tambah banyak ini soal, tercatat 80 orang mendaftar jadi tukang parker,” ucapnya.
Dirinya tidak menampik upaya penataan pasar dilakukan pemerintah, kondisi pasar terlihat lebih bersih tertata rapi, transaksi jual beli bisa berjalan baik. Begitupun persoalan kemacetan elama ini terjadi bisa terurai.
“Lebih bagus diatur kendaraan bermotor keluar masuk pasar lebih leluasa tidak lagi terjadi kemacetan. Parkir juga tidak seenaknya di badan jalan diatur, penting juga masalah sampah lebih mudah dibersihkan,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....