Refleksi Pengabdian dan Transformasi Lapas Atambua di Puncak HBP Ke-62
- 27 Apr 2026 16:24 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua – Meneguhkan komitmen di tapal batas RI-RDTL, Lapas Kelas IIB Atambua menyelenggarakan tasyukuran puncak Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 secara khidmat di aula kantor, Senin 27 April 2026. Melalui sambungan virtual, jajaran Lapas Atambua bergabung bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, untuk memperkuat arah kebijakan transformasi pelayanan.
Hadir dalam acara tersebut, Kepala Lapas (Kalapas) Antonio Da Costa beserta Ketua paguyuban Ibu-Ibu Pengayoman (PIPAS) Cabang Lapas Atambua, Ny. Pascoela Da Costa, yang bersama-sama dengan pejabat struktural, staf, dan anggota PIPAS memaknai perjalanan panjang pemasyarakatan sebagai energi baru dalam memberikan pengabdian terbaik bagi warga binaan dan masyarakat.
Dalam laporannya, Direktur Jenderal Pemasyarakatan RI, Mashudi, menekankan pentingnya agenda strategis yang melibatkan kolaborasi dan sinergi dengan berbagai instansi terkait di tengah tantangan global yang semakin kompleks, pemasyarakatan masa kini dituntut untuk terus bertransformasi. Langkah nyata ini dijawab melalui implementasi 13 program aksi yang telah dikembangkan secara dinamis menjadi 15 langkah strategis untuk memperkuat sistem pemasyarakatan Indonesia.
Dalam sambutannya, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menyampaikan bahwa peringatan HBP ke-62 bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh jajaran untuk terus berbenah dan berinovasi.
“Melalui tema Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan Prima, kita dituntut untuk menunjukkan kinerja yang nyata dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pemasyarakatan harus mampu menjadi garda terdepan dalam proses pembinaan yang berorientasi pada pemulihan dan reintegrasi sosial warga binaan,” kata Agus.
Sebagai ungkapan rasa syukur atas usia ke-62 tahun pemasyarakatan, acara dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng. Kalapas Antonio Da Costa, didampingi Ny. Pascoela, menyerahkan potongan tumpeng kepada perwakilan pegawai sebagai simbol rasa terima kasih dan harapan agar pengabdian jajaran Lapas Atambua ke depan semakin diberkati.
Lebih lanjut, Kalapas Atambua, Antonio , dalam sambutannya menekankan bahwa tema "Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan Prima" harus menjadi pedoman bagi setiap petugas. Beliau menyatakan apresiasinya terhadap dedikasi seluruh jajaran dalam menjaga integritas lembaga.
"Selamat Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 kepada seluruh insan pemasyarakatan, khususnyadi Lapas Atambua. Ini adalah momen penting bagi kita untuk mengingat kembali perjuangandan perjalanan panjang kita sebagai rumah bagi manusia yang sempat salah jalan. Tugas kita adalah memastikan mereka kembali patuh terhadap hukum dan berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Mari mewujudkan Lapas Bersih Narkoba (Bersinar) dan pungutan liar guna melalui pelayanan prima kepada masyarakat," ucap Antonio.
Ketua PIPAS Lapas Atambua, Nyz Pascoela juga menyampaikan pesan mendalam mengenai peran keluarga dalam mendukung tugas-tugas pemasyarakatan. Baginya, keharmonisan dan dukungan dari rumah merupakan fondasi utama bagi petugas dalam menjalankan pengabdian.
"Sebagai bagian dari keluarga besar pemasyarakatan, PIPAS berkomitmen untuk terus memberikan dukungan moral dan kontribusi positif. Perjalanan enam dekade ini mengajarkan kita bahwa keberhasilan pembinaan di dalam Lapas tidak lepas dari peran serta lingkungan sosial dan keluarga. Semoga di usia yang ke-62 ini, insan pemasyarakatan semakin solid dan terus menebar manfaat bagi kemanusiaan," ujar Ketua PIPAS.
Acara tasyukuran ini menegaskan filosofi bahwa setiap individu memiliki kesempatan kedua untuk kehidupan yang lebih layak. Melalui program pembinaan kemandirian dan kepribadian yang dijalankan di Lapas Atambua, diharapkan setiap warga binaan dapat berintegrasi kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan dan mental yang baru. Perayaan yang sederhana namun penuh makna ini ditutup dengan doa bersama sebagai wujud syukur atas pencapaian yang telah diraih serta harapan untuk masa depan pemasyarakatan yang lebih maju.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....