Peduli Lingkungan sejak Dini, Bidang PAUD Ajak Anak TK Asisi Ononoi Tanam Bougenvil

  • 24 Apr 2026 20:16 WIB
  •  Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Menumbuhkan kepedulian anak-anak kepada lingkungan sejak dini serta mendukung upaya penghijauan dan penataan keindahan kota TK. Asisi Ononoi Atambua melaksanakan kegiatan penanaman tanaman hias berupa bunga kertas (Bougenville) di sepanjang jalan El Tari Umanen, pada Jumat 24 April 2026 yang melibatkan anak Tk,para orang tua dan guru.

Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF) Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Belu Jantje Pietersz Matulessy, S.T menyampaikan kegiatan ini sebagai ajakan dalam mengedukasi anak-anak untuk menjaga dan merawat bumi sejak usia dini.

Jantje Pietersz Matulessy menambahkan kegiatan yang mengusung tema “Anak PAUD merawat bumi” menjadi salah satu bagian dari pendidikan karakter dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan sekitar untuk menjadikan bumi lebih hijau,

“Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak untuk mencintai dan merawat bumi sejak dini, mereka juga dapat belajar bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” kata Jantje Pietersz Matulessy.

Ia menambahkan untuk jumlah anakan yang ditanam sebanyak 60 lebih yang ditanami di sekitar jalan El Tari dirinya juga mengapresiasi kolaborasi tang dibangun antara Orang Tua, Sekolah karena sinergi yang erat Mak kegiatan ini dapat terlaksana.

Kedepannya, Bidang PAUD dan PNF berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan serupa di TK dan PAUD lainnya. Harapan generasi muda dapat tumbuh menjadi pribadi yang peduli, bertanggung jawab dan cinta lingkungan.
Menurutnya juga langkah kecil seperti penanaman bougenville, menjadi asa semangat menjaga bumi dapat terus tumbuh dan menjadi bagi dari kebiasaan positif sejak usia dini.

Senada Kepala Sekolah TK Asisi Ononoi Sr. Odilian Simbolon, FCJM menyampaikan dengan penanaman mengajarkan literasi dasar bagi anak-anak untuk menstimulasi kongnitif,motorik halus ,emosional, penanaman iman ,perlu pola hidup sehat,kesegaran dan jantung adalah bumi.

“Kalau udara segar kita perlu merawat bumi dengan cara apa yakni menanam dan menjaga dengan itu bumi menjadi hijau, ini juga seiring dengan

pelindung Santo Fransiskus dari Asisi yang sangat dekat dengan bumi,bumi menjadi saudaranya bahwa memelihara bumi m dimulai sejak usia emas,” ucap Sr Odilia Simbolon.

Ia mengatakan melalui tindakan ini, lingkungan anak-anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang sehat, asri juga menjadi searah dengan pembelajaran mendalam (deep leerning).

“Jika kita menghargai bumi,maka kitapun menghargai tubuh kita, Lingkungan yg bersih menjadi kwalitas hidup seseorang Maka tugas kita menjaga eksistensi,” kata Sr Odilia Simbolon. (KM)
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....