Pemkab Belu Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2027, Tonggak Pembangunan Bottom-Up
- 20 Apr 2026 14:05 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Menyelaraskan pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan riil masyarakat demi pembangunan berkelanjutan dan sejatehra sesuai dengan kondisi daerah. Pemerintah Kabupaten Belu menggelar kegiatan Musyrawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027 di Aula Gedung Dharma Wanita Betelalenok Atambua pada Senin 20 April 2027
Wakil Bupati Belu Vicente Hornai Gonsalves, ST dalam arahannya menyampaikan Musrembang menjadi wadah sinkronisasi sinergi antara usulan masyrakat dengan program pemerintah.
Ia menambahkan, forum ini merupakan salah satu tahapan penting untuk memastikan arah kebijakan pembangunan guna menjawab kebutuhan riil masyarakat melalui perencanaan Bottom-Up dari tingkat desa, Kecamatan dalam menyusun RKPD yang partisipasif dan transparan.
Vincent Hornay mengatakan penyusunan RKPD sesuai dengan amanat Undang-undang nomor 25 tahun 2004 dan peraturan menteri dalam negeri nomor 86 tahun 2017 pelaksanaan musrenbang.
Lanjut Vicente, dalam mendukung Visi pembangunan jangka menengah daerah tahun 2025-2029 menuju “Belu Berkualitas, Mandiri, Harmonis, Demokratis dan Berbudaya, sehingga RKPD tahun 2027 mengusung tema pembangunan “Penguatan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Pemenuhan Layanan Dasar untuk Menunjang Pertumbuhan Ekonomi” yang akan dijabarkan dan diwujudkan melalui 10 program prioritas daerah.
“Kita semua tentu meyakini bahwa perencanaan yang baik adalah kunci keberhasilan pembangunan, oleh sebab itu sinergi antara pemerintah kabupaten, provinsi dan pemerintah pusat harus tetap terjaga guna memastikan keselarasan langkah dalam membangun daerah,” ucap Vicente Hornai Gonsalves.
Dengan terlaksananya Musrenbang, Ia menaruh harapan kepada pemerintah provinsis NTT untuk memberikan dukungan akselerasi pembangunan di Kabupaten belu
Menurut Vicente, kolaborasi lintas pemerintah maupun lintas pemangku kepentingan menjadi kunci penting pembangunan kesejahteraan seluruh masyarakat belu ditengah kondisi ketidakpastian global yang mengakibatkan adanya pemangkasan melalui efisiensi transfer keuangan ke daerah sehingga diperlukan solusi dan strategi yang tepat untuk menyiasati berbagai pembangunan bagi kepentingan masyarakat Kabupaten Belu.
“Dengan adanya efisiensi, alokasi anggaran benar-benar harus dimanfaatkan dengan tepat dan memberikan dampak bagi terpenuhinya pelayanan dasar masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” kata Vicente dengan tegas.
Selain itu langkah lain yang dilakukan melakukan pemeliharaan dan penentuan skala prioritas pembangunan yang tepat serta penerapan efisiensi belanja operasional yang kurang produktif sehingga keterbatasan tidak menjadi penghalang pembangunan melainkan menjadi pemicu ide-ide kreatif dalam pelayanan publik dan pembangunan daerah.
“Kita akan mendorong inovasi melalui digitalisasi pelayanan serta memperkuat sinergi dengan pihak lain untuk menutupi gap pembiayaan pembangunan,” ucap Vicente.
Dirinya juga meminta dukungan dan pengawalan dari DPRD sebagai mitra pemerintah dan pengawalan aspirasi masyarakat terhadap rencana kerja Pemerintah Daerah tahun 2027 yang diarahkan untuk penurunan angka kemiskinan ekstrem, prevelensi stunting dan penguatan ketahanan pangan guna menunjang pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain itu ia mengajak seluruh lembaga dan segenap komponen masyarakat bahu membahu memberikan dukungan penuh dalam mengawal setiap proses pembangunan. Ia menilai partisipasi aktif semua adalah kunci dan sumber energi bagi kemajuan kabupaten Belu tercinta. (KM)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....