Ribuan Jemaat Mengikuti Perayaan Minggu Paskah di GMIT Polycarpus Atambua
- 05 Apr 2026 19:23 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Ribuan Jemaat memadati Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Polycarpus Atambua, dalam Misa perayaan Paskah yang menjadi momentum memperingati kebangkitan Yesus Kristus.
Tahun ini, Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) secara resmi menetapkan tema "Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita" dan dengan sub temanya bersaksi tentang Allah yang setia di tengah dunia yang luka.
Tema ini diambil berdasarkan refleksi dari ayat Alkitab 2 Korintus 5:17, yang menegaskan bahwa siapa pun yang ada di dalam Kristus adalah ciptaan baru.
Ketua Majelis Jemaat GMIT Pollycarpus Atambua Pdt. Mery Khatsia . T. Lie - Nitbani, S.Th, dalam khotbahnya menyampaikan kebangkitan Yesus Kristus membawa kedamaian bagi umat, Dosa dibinasakan dan pintu pembaharuan hidup dibuka bagi jemaat.
Dirinya menambahkan melalui kebangkitan Kristus membawa pembaharuan dan jemaat dipulihkan dan memberikan hidup yang baru.
Pdt. Mery Khatsia . T. Lie - Nitbani, S.Th menambahkan paskah juga menjadi waktu rekonsiliasi. Jemaat bukan sekedar memperbaiki diri tetapi dilahirkan kembali.
“Paskah menandai awal baru bagi orang yang percaya hidup dalam pembaharuan dengan Allah hidup menjadi ciptaan baru, dengan menghilangkan pola pikir lama berlalu dan tumbuh menjadi duta Kristus serta dalam berdamai dengan diri sendiri, sesama dan hidup bersama Allah,” ucap Pdt. Mery Khatsia . T. Lie - Nitbani, S.Th dalam khotbahnya pada minggu Paskah di GMIT Polycarpus Atambua minggu 05 April 2026.
Lanjutnya, Jemaat kristiani harus bersyukur dan bersukacita atas karya Ilahi yang membuka jalan baru di tengah kebuntuan dan kekacauan akibat ulah manusia dengan melihat Kebangkitan Kristus dipandang sebagai tanda penyembuhan terhadap luka-luka kemanusiaan.
Dirinya juga mengajak bagi setiap individu untuk mengalami pembaruan hidup yang Kebangkitan Kristus tidak hanya dipandang sebagai peristiwa sejarah iman, tetapi sebagai penggerak perubahan perilaku.
Diakhir, Ia kembali mengingatkan bagi seluruh jemaat untuk meninggalkan pola hidup lama yang tidak selaras dengan nilai-nilai kasih dan mulai membangun karakter yang lebih peduli, jujur, dan penuh kebaikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga makna Paskah membawa pembaharuan untuk diri dan sesama. (KM)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....