Penentuan Penerima RLH Tulus di TTU Dilakukan Secara Selektif

  • 01 Apr 2026 17:21 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua: Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) memastikan bahwa program Rumah Layak Huni Terintegrasi Sanitasi (RLH Tulus) tepat sasaran melalui proses seleksi yang ketat dan transparan.

Penetapan calon penerima bantuan dilakukan melalui dua pendekatan, yakni bottom up dan top down. Namun, khusus untuk program RLH Tulus, pendekatan yang digunakan adalah top down mengingat jumlah bantuan yang terbatas. Kata Plt. Kadis Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kab. TTU, Gregorius Nai, ST. MT kepada rri.co.id Rabu 1 Maret 2026.

TTU Gregorius Nai, ST. MT mengatakan, dalam praktiknya, Bupati TTU secara langsung melakukan peninjauan ke desa-desa dan mengidentifikasi rumah masyarakat yang layak untuk dibantu. Hasil peninjauan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh dinas teknis untuk proses verifikasi.

“Bupati dalam kunjungan kerja bisa langsung menunjuk rumah yang perlu dibantu, tetapi tetap kami verifikasi kembali apakah memenuhi kriteria atau tidak,” tuturnya.

Proses verifikasi meliputi berbagai aspek, termasuk kondisi ekonomi, kelayakan rumah, serta status kepemilikan lahan. Hal ini penting agar bantuan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Jika tanah yang ditempati bermasalah atau tidak memiliki bukti kepemilikan yang sah, maka bantuan tidak bisa diberikan meskipun kondisi rumahnya layak dibantu,” ujar narasumber.

Dikatakan. Dengan mekanisme tersebut, pemerintah daerah berharap program RLH Tulus benar-benar menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan dan memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....