Polres Malaka Ungkap Kronologi dan Identitas Penemuan Jasad di Sungai Benenain
- 27 Mar 2026 09:22 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Malaka - Warga Kabupaten Malaka digegerkan dengan penemuan sesosok jasad pria pinggir aliran sungai Benenain di Dusun Wederok A, Desa Wederok, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka. pada Rabu, 25 Maret 2026.
Penemuan jasad pria tak dikenali karena saat ditemukan kondisi tubuh membengkak tampak menghitam tanpa busana dan tidak ditemukan tanda identitas.
Jasad ini pertama kali ditemukan oleh warga sekitar yang beraktivitas di sekitar lokasi yang kemudian dilaporkan ke kepala desa namun menurut Anton, Penjabat Kades Wederok, tidak ada warga yang mengenali jasad tersebut maupun kehilangan anggota keluarga. Sehingga bisa dipastikan jasad adalah korban hanyut terseret arus sungai.
Penemuan tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian pada hari yang sama sehingga pihak kepolisian bergerak cepat turun langsung mengamankan lokasi penemuan dan segera mengevakuasi jasad pria tersebut ke RSUPP Betun untuk pemeriksaan luar dan mengidentifikasi korban dengan alat indentifikasi sidik jari.
Berdasarkan hasil identifikasi menggunakan alat identifikasi sidik jari, Kapolres Malaka, AKBP Riki Ganjar Gumilar, melalui Kasat Reskrim Polres Malaka, IPTU Dominggus Duran, mengungkap identitas jasad pria tanpa identitas merupakan remaja pelajar laki-laki dengan inisial WA alias Saul, kelahiran 19 Januari 2007, warga dusun Bene-bene, RT/RW 002/001, Desa Babotin Maemina, Kecamatan Botin Leobele, Kabupaten Malaka.
"Diduga korban terbawa arus sungai hingga ke pinggir sungai kawasan Wederok, Weliman dan sudah berada di sana selama beberapa hari sebelum akhirnya ditemukan oleh warga setempat," kata IPTU Dominggus Duran dikonfirmasi RRI.
Remaja tersebut sebelumnya telah dilaporkan hilang sejak 23 Maret 2026 oleh pihak keluarga ke Polres Malaka. Sebelum akhirnya ditemukan tak bernyawa di aliran Kali Benenai, di sekitaran Dusun Wederok A, Desa Wederok.
Dari ciri umur jasad tersebut mengarah kuat kepada remaja hilang yang pernah dilaporkan pihak keluarga korban ke polres Malaka pada 23 Maret lalu.
Pihak kepolisian langsung menghubungi keluarga yang pernah melaporkan kehilangan anggota keluarga untuk memastikan langsung dengan datang ke RSUPP Betun untuk mengenali dan memastikan jasad pria tersebut adalah benar anggota keluarga.
Dari ciri fisik dan tanda lain tato pada lengan kiri di jasad pria itu, yang langsung dikenali oleh pihak keluarga sebagai anggota keluarga mereka yang yang sudah tiga hari sejak tanggal 23 menghilang dari rumah.
Pihak keluarga dan teman-teman yang mengenal korban merasa sangat kehilangan. Korban telah dikebumikan oleh pihak keluarga di kediamannya dalam suasana duka yang mendalam.
Dugaan sementara remaja tersebut adalah korban hanyut terseret arus sungai saat hendak menyeberang. Pihak kepolisian juga masih terus mendalami kematian korban guna keterangan lebih lanjut. (AS)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....