Dinas Peternakan Belu Lakukan Vaksinasi Masal usai Kasus Gigitan Kucing

  • 18 Mar 2026 17:17 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Dinas Peternakan Kabupaten Belu bergerak cepat melakukan langkah antisipasi setelah kasus gigitan kucing terhadap 11 warga di Kelurahan Manumutin, Kota Atambua. Langkah cepat tersebut dilakukan untuk mencegah kemungkinan penyebaran penyakit rabies di lingkungan masyarakat.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmasvet), Pengelolaan dan Pemasaran Dinas Peternakan Belu, Agus, S.Pt menjelaskan salah satu langkah yang dilakukan adalah vaksinasi rabies terhadap hewan penular. Kegiatan itu difokuskan pada wilayah yang dianggap sebagai titik rawan penularan.

"Setelah kasus yang terjadi, petugas kami kemudian melakukan vaksinasi di enam RT di Kelurahan Manumutin. Berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan oleh petugas di lapangan, populasi hewan di wilayah tersebut terdapat 180 ekor anjing dan 126 ekor kucing", Kata Agus, Selasa, 17 maret 2026.

Lanjutnya meski di wilayah tersebut terdapat banyak populasi anjing dan kucing, namun tidak semuanya dapat divaksin. Petugas hanya berhasil melakukan Vaksinasi terhadap 107 ekor anjing dan 77 ekor kucing. Sementara sebagian hewan tidak dapat dijangkau karena sulit dikendalikan oleh pemilik maupun karena merupakan hewan liar yang berkeliaran di lingkungan sekitar.

Tambahnya cakupan vaksinasi yang berhasil dilakukan saat ini baru mencapai sekitar 61 persen dari total populasi hewan yang ada. Angka ini masih berada di bawah target ideal pengendalian rabies yang minimalnya harus mencapai 70 persen.

"Langkah vaksinasi yang kami lakukan kemarin itu memang belum menjangkau semuanya. Oleh karena itu kami mengharapkan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah kelurahan, aparat keamanan, tokoh masyarakat hingga para ketua RT untuk membantu memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya vaksinasi rabies pada hewan peliharaan".

Sebagai langkah antisipasi lain, pihak Dinas Peternakan juga mengimbau masyarakat agar tidak membiarkan anjing maupun kucing berkeliaran bebas tanpa pengawasan. Dengan kesadaran masyarakat untuk melakukan vaksinasi serta mengendalikan hewan peliharaan, diharapkan penyebaran rabies dapat ditekan sehingga keamanan dan kenyamanan warga tetap terjaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....