11 Warga Digigit Kucing Diduga Terinfeksi Rabies

  • 18 Mar 2026 17:02 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Rabies kembali menjadi perhatian di Kabupaten Belu setelah seekor kucing yang terinfeksi rabies menyerang warga di RT 12, Kelurahan Manumutin, Kota Atambua. Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan), Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet), pengelolaan dan pemasasran Dinas Peternakan Belu, Agus, S.Pt, dalam dialog atambua pagi selasa, 17 maret 2026.

Agus menjelaskan peristiwa itu terjadi secara bertahap di wilayah tersebut. Korban yang awalnya hanya berjumah dua orang, kemudian bertambah menjadi sembilan orang, sehingga total korban mencapai 11 orang.

Lanjut Agus, setelah menerima informasi pada Minggu malam, pihaknya langsung menerjunkan petugas ke lokasi kejadian. Hal itu guna memastikan sekaligus melakukan penanganan cepat.

"Setibanya di lokasi, petugas bersama aparat keamanan setempat, termasuk Bhabinkamtibmas, berhasil mengamankan kucing yang diduga menggigit warga. Hewan tersebut kemudian langsung dibawa oleh petugas ke laboratorium untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan apakah positif rabies atau tidak", Kata Agus.

Agus menambahkan penularan rabies ke manusia paling banyak disebabkan oleh anjing dengan persentase mencapai 95 hingga 98 persen. Sementara penularan dari kucing hanya sekitar 2 sampai 5 persen. Meski demikian, kasus gigitan kucing yang menyebabkan banyak korban seperti ini jarang terjadi.

"Kucing yang menggigit warga tersebut tidak diketahui pemiliknya sehingga dikategorikan sebagai kucing liar. Di wilayah perkotaan seperti Atambua, populasi kucing liar memang cukup banyak karena perkembangbiakan kucing relatif cepat dan banyak yang tidak dipelihara secara bertanggung jawab".

Untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi, Dinas Peternakan Belu mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap hewan yang menunjukkan gejala rabies. Masyarakat di minta segera melaporkan jika terjadi kasus gigitan hewan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....