Mahasiswa UKAW Latih Guru SMK di Malaka Olah Produk Perikanan Bernilai Jual
- 16 Mar 2026 09:36 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Malaka - Univesitas Kristen Arta Wacana (UKAW) Kupang melatih para guru dari tujuh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam mengolah produk berbahan dasar ikan. Program ini merupakan bagian dari rangkaian promosi dan pengabdian masyarakat, yang bertujuan untuk meningkatkan nilai jual hasil perikanan melalui inovasi produk di lingkungan sekolah dengan memaksimalkan pemanfaatan potensi laut di Kabupaten Malaka.
Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Arta Wacana (UKAW) Kupang, Wilson L. Tisera. S Pi. M.Si Ph.D., menjelaskan kegiatan pengabdian masyarakat ini fokus pada pembuatan abon ikan, puding dan berbagai produk turunan lainnya. Pelatihan yang dipusatkan di SMK Kletek ini diikuti oleh 33 guru SMK se Kabupaten Malaka.
"Tentu kami berharap bahwa dengan adanya kegiatan ini akan terjadi peningkatan kapasitas dari guru-guru SMK ini dan kemudian bisa ditularkan kepada siswa-siswi," ujar Wilson Tisera. Senin, 16 Maret 2026.
Selain itu, program ini sejalan dengan visi pemerintah provinsi NTT khusunya program yang disebut dengan one school one product, (Satu sekolah satu produk). Pihaknya akan berupaya mendampingi setiap sekolah agar memiliki satu produk unggulan yang akan didorong masuk dalam program tersebut.
"Memang produk-produk perikanan ini punya nilai gizi yang tinggi. Dengan adanya diversifikasi olahan perikanan ini bisa juga sekaligus membantu dalam mengurangi stunting. Dan sekarang ini program MBG itu mungkin dengan ini juga bisa mendukung Makan Bergizi Gratis," kata Wilson.
Senada dengan itu, Kepala lembaga Penelitian, Alfred Kase, S.Pi., M.Si., Ph.D., menambahkan bahwa potensi perikanan yang ada di Malaka harus ditingkatkan tidak hanya dari segi konsumsi tetapi juga pada sistem pemasarannya, dengan diversifikasi bahan mentah menjadi hasil olahan, dengan demikian nilai jualnya bisa lebih tinggi.
"Sasaran kita adalah para guru SMK itu agar kemudian bisa melatih skill siswa. melalui penguatan kapasitas tadi untuk nantinya mereka bisa membuat usaha secara mandiri dengan memaksimalkan potensi-potensi yang ada di malaka ini secara mandiri. Jadi harapan kita juga agar ketergantungan anak muda kepada orang tua bisa berkurang, jadi kita harus bisa bina mereka melalui hal-hal kecil ini agar mereka punya bekal masa depan," kata Alfred.
Lebih lanjut, UKAW berkomitmen memberikan pendampingan berkelanjutan, mulai dari proses produksi, perizinan, hingga pemasaran digital. Langkah ini juga bertujuan mengedukasi siswa agar memanfaatkan media sosial untuk hal produktif seperti digital marketing.
Lebih lanjut, ia mengatakan, selain pengolahan, UKAW berkomitmen memberikan pendampingan berkelanjutan mulai dari tahap produksi, perizinan hingga pemasaran digital. Hal ini juga mengedukasi siswa gar menggunakan media sosial untuk hal-hal produktif seperti digital marketing.
Kegiatan yang berlangsung selama beberapa hari ini juga melibatkan alumni dari UKAW asal Malaka sebagai testimoni, yang sudah cukup berhasil dalam mengaplikasikan Ilmu yang didapat di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dengan memaksimalkan potensi yang ada.
Melalui kegiatan ini, anak-anak calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi bisa menyiapkan diri secara baik untuk menentukan kampus pilih mana yang akan dituju tentunya yang relevan dengan potensi daerah. (AS)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....