Warga Boen Protes Pemberhentian Kades di DPRD Malaka

  • 02 Mar 2026 16:18 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Malaka - Puluhan warga Desa Boen, Kecamatan Rinhat Kabupaten Malaka, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Malaka pada Senin, 2 Mater 2026. Kedatangan warga bertujuan untuk menyampaikan protes keras terkait pemberhentian Kepala Desa (Kades) definitif, Viktor Nasi Ato, oleh Bupati Malaka.

Aksi ini merupakan buntut dari kekecewaan masyarakat atas keputusan Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, yang memberhentikan Viktor Nasi Ato atas dugaan penyalahgunaan Dana Desa. Masyarakat menilai pemberhentian tersebut dilakukan secara sepihak dan telah melumpuhkan roda pemerintahan di Desa Boen.

Petrus Atok, salah seorang perwakilan warga menyatakan bahwa sudah dua Minggu sejak pemberhentian Kades definitif dan pelantikan Penjabat (Pj) Desa oleh pemerintah daerah, pelayanan publik di Desa Boen tidak berjalan efektif. Warga secara tegas menolak kehadiran Pejabat Desa dan menuntut agar Viktor Nasi Ato segera diaktifkan kembali dalam waktu satu hingga dua hari ke depan.

"Kepala desa kami diberhentikan tidak sesuai aturan. Katanya ada temua empat puluhan juta tapi temuan itu sudah dikembalikan. Yang penggelapan anggaran itu pihak penyedia. Bukan kepala Desa Boen. Makanya kami sebagai masyarakat desa Boen, kami menolak keras kami tidak terima pejabat, kami maunya itu kepala desa segera diaktifkan kembali," kata Petrus Atok.

Massa diterima langsung oleh Wakil Ketua Komisi Satu DPRD Malaka, Egidius Atok, didampingi Ketua Komisi Dua, Petrus Nahak Raibesi, di ruang rapat komisi. Dalam audiensi tersebut, warga memberikan ultimatum kepada lembaga legislatif agar segera mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) mengembalikan jabatan Kades Boen.

Menanggapi aspirasi tersebut, Komisi Satu yang diwakili Egidius Atok, menyatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan rapat internal untuk membahas tuntutan masyarakat sebelum menyampaikan secara resmi kepada Bupati Malaka selaku kepala daerah.

"Kami akan melakukan rapat internal untuk membahas aspirasi dari masyarakat Desa Boen, untuk menyalurkan aspirasi kepada pihak terkait dalam hal ini Kepala Daerah, Bupati Malaka," ujar Egidius di hadapan warga. (AS)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....