Seskab Tegaskan Insentif Guru Honorer Tetap Berjalan

  • 28 Feb 2026 19:22 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menegaskan bahwa program pendidikan saat ini lebih berfokus pada siswa, sekolah, dan guru. Pernyataan tersebut disampaikan kepada awak media pada Jumat, 27 Februari 2026, sebagaimana dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden RI.

Ia menyebutkan bahwa arah kebijakan pendidikan dirancang untuk memperkuat kualitas pembelajaran serta meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik. Pemerintah berupaya memastikan setiap komponen pendidikan mendapat perhatian yang proporsional.

Menurut Teddy, kewenangan pengelolaan guru honorer berada di bawah pemerintah daerah. Namun demikian, pemerintah pusat tetap memberikan dukungan dalam bentuk insentif tambahan setiap bulan.

“Secara kewenangan guru honorer itu berada di bawah pemerintah daerah. Tetapi pemerintah pusat memberikan insentif atau tambahan setiap bulannya,” ujar Teddy.

Ia menjelaskan bahwa kebijakan pemberian insentif tersebut bukanlah hal baru. Program tersebut telah berjalan sejak tahun 2005 sebagai bentuk komitmen pemerintah terhadap tenaga pendidik.

“Bahkan, insentif ini sudah ada sejak tahun 2005. Namun besarannya baru dinaikkan dalam masa pemerintahan Presiden Prabowo tepatnya tahun lalu,” katanya.

Pemerintah berharap peningkatan insentif ini dapat memacu semangat kerja guru honorer serta meningkatkan mutu pendidikan nasional. Dukungan berkelanjutan dinilai penting agar sistem pendidikan berjalan optimal dan berkeadilan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....