Apotek Alor Gresia Farma Segera Buka Layanan 24 Jam

  • 27 Feb 2026 15:50 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Kesadaran masyarakat terhadap kesiapsiagaan kesehatan dinilai menjadi kunci penting dalam menghadapi potensi bencana di Kabupaten Alor. Hal itu disampaikan Owner Apotik Alor Gresia Farma, apt. Lusia Drikti N. Gorantokan, dalam dialog terkait peran usaha farmasi lokal.

Ia menegaskan masyarakat tidak boleh menyepelekan riwayat kesehatan pribadi, terutama bagi penderita penyakit kronis seperti hipertensi dan asma. Menurutnya, stok obat yang tersisa satu atau dua butir tidak boleh dibiarkan tanpa segera diisi kembali.

“Jangan sepelekan riwayat kesehatan kita sendiri, dan jangan sepelekan stok obat yang sisa satu atau dua butir, apalagi untuk penyakit degeneratif yang tidak boleh putus,” ujarnya. Jumat, 27 Februari 2026.

Ia menjelaskan, dalam kondisi cuaca ekstrem, distribusi obat ke daerah kepulauan seperti Alor bisa terganggu. Transportasi laut dapat berhenti beroperasi, sementara apotek pun berpotensi mengalami kekosongan stok jika terjadi lonjakan kebutuhan.

Karena itu, ia mengimbau pasien hipertensi dan penyakit kronis lainnya untuk rutin melakukan kontrol kesehatan. Pemeriksaan tekanan darah secara berkala dan menjaga stabilitas emosi menjadi bagian penting dalam pencegahan komplikasi.

Ia juga menanggapi fenomena masyarakat yang enggan melakukan pemeriksaan kesehatan karena takut mengetahui penyakitnya. Menurutnya, pemahaman harus diberikan secara perlahan, dimulai dari keluarga terdekat.

“Lebih baik tahu sekarang daripada tahu nanti. Preventif itu jauh lebih baik daripada kuratif,” katanya.

Selain edukasi, pihaknya juga mengambil langkah konkret untuk memperkuat pelayanan. Dalam waktu dekat, Apotik Alor Gresia Farma akan membuka layanan 24 jam guna meng-cover kebutuhan obat masyarakat, termasuk pada malam hari.

Layanan malam akan dilakukan melalui loket khusus tanpa membuka pintu utama, demi menjaga keamanan dan kenyamanan. Lokasi apotek berada di Jalan Jenderal Sudirman, tepat di depan Pengadilan Negeri Kalabahi.

Ia berharap masyarakat semakin sadar pentingnya kesiapsiagaan kesehatan, terutama di wilayah kepulauan yang rentan terhadap gangguan distribusi logistik. Dengan kesadaran pribadi dan dukungan fasilitas layanan yang optimal, mitigasi risiko kesehatan saat bencana dapat lebih terjaga.

Lebih lanjut, ia mendoakan agar masyarakat Alor selalu dalam lindungan Tuhan dan diberikan kesehatan. Ia berharap kolaborasi antara masyarakat dan pelaku usaha kesehatan terus diperkuat demi pelayanan yang berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....