Tantangan Literasi Generasi Muda Alor
- 27 Feb 2026 06:10 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor - Tantangan literasi bagi generasi muda di Kabupaten Alor masih menjadi perhatian berbagai komunitas pendidikan dan sosial. Rendahnya minat baca serta keterbatasan akses.
Bahan bacaan dinilai memengaruhi kualitas pengetahuan pelajar, perkembangan teknologi digital turut memengaruhi pola belajar remaja. Banyak generasi muda lebih tertarik pada konten hiburan di media sosial dibandingkan membaca buku.
Atau sumber bacaan edukatif yang dapat memperluas wawasan dan kemampuan berpikir kritis. Selain itu, ketersediaan perpustakaan dan ruang baca yang memadai belum merata di seluruh wilayah Alor.
Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri dalam mendorong budaya literasi, khususnya di daerah terpencil yang aksesnya masih terbatas. Anggota Komunikasi Lingkaran Literasi (LiLi), Aneltasya Losa, kepada rri.co.id Rabu,26 Februari 2026
Aneltasy menilai penguatan literasi harus dimulai dari lingkungan keluarga dan sekolah. Ia menegaskan peran orang tua dan guru sangat penting dalam membiasakan anak membaca sejak usia dini.
Menurutnya, literasi tidak hanya sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga memahami informasi secara kritis.
Generasi muda perlu dibekali kemampuan memilah informasi agar tidak mudah terpengaruh hoaks maupun konten negatif di ruang digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....