BPS Alor Soroti Sanitasi Rumah Tangga Miskin

  • 25 Feb 2026 20:51 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Akses sanitasi rumah tangga miskin di Kabupaten Alor menunjukkan peningkatan dalam dua tahun terakhir. Namun, angka tersebut dinilai masih menyisakan tantangan kesadaran dan akses masyarakat.

Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Alor, Agus Sofiana, menyebutkan pada tahun 2023 baru 87 persen rumah tangga miskin memiliki akses jamban. Angka itu meningkat menjadi 93 persen pada tahun 2024 dan stagnan di 2025.

“Itu masih rumah tangga miskin di bawah 90 persen yang memiliki fasilitas layak. Artinya kita akui masyarakat belum sepenuhnya sadar ataupun bisa mengakses fasilitas sanitasi yang baik,” ujarnya. Selasa, 24 Februari 2026.

Ia menambahkan, peningkatan memang telah terjadi, tetapi belum sepenuhnya merata. Masih terdapat warga yang belum memiliki akses ataupun kesadaran untuk menyediakan sarana sanitasi layak di rumahnya.

“Kalau untuk level kecamatan sampai desa, untuk sampel saat ini kami belum bisa memetakan wilayah yang mana. Sampel SUSENAS masih terbatas untuk estimasi level kabupaten,” jelasnya.

Secara umum, BPS hanya dapat memetakan kondisi pada level kabupaten serta membedakan wilayah perkotaan dan perdesaan. Secara kasat mata, kualitas bangunan di perdesaan dan kawasan pegunungan cenderung lebih rendah dibandingkan wilayah pesisir dan perkotaan.

Agus menegaskan, data yang dihimpun melalui Survei Sosial Ekonomi Nasional dapat dimanfaatkan pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan perumahan dan pengentasan kemiskinan. Ia berharap masyarakat menerima petugas pendata agar kebijakan yang disusun benar-benar berbasis kondisi riil di lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....