Pendidikan Butuh Sinergi Sekolah dan Rumah
- 25 Feb 2026 20:07 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor - Peran guru sebagai orang tua kedua di sekolah kembali ditegaskan dalam upaya membangun karakter murid. Namun tanggung jawab pendidikan tidak sepenuhnya diserahkan kepada sekolah.
Guru SMAK St. Yoseph Kalabahi, Markus Kari, menekankan pentingnya kolaborasi antara guru dan orang tua. Menurutnya, komunikasi menjadi kunci agar perkembangan anak dapat dipantau bersama.
“Ketika murid yang kami bina bermasalah dan diberikan surat panggilan, orang tua harus cepat datang. Paling tidak setiap anak pulang sekolah, orang tua bertanya bagaimana perkembangan mereka di sekolah,” ujar Markus Kari. Rabu, 25 Februari 2026.
Ia menjelaskan, masih ditemukan kasus surat panggilan justru dihadiri kakak atau kerabat lain. Padahal khusus murid bermasalah, sekolah mewajibkan orang tua hadir langsung agar ada komunikasi yang jelas.
| Baca juga: GAMKI Ajak Semua Pihak Dukung Literasi |
Di sisi lain, Markus juga menyampaikan pesan kepada para murid agar meneladani guru. Sikap menghargai guru di sekolah, katanya, akan tercermin pula dalam sikap terhadap orang tua di rumah.
“Kalau engkau meneladani guru, otomatis di rumah engkau akan menghargai orang tua. Cerminanmu di sekolah adalah cerminan dari rumah, karena sebelum ke sekolah kalian sudah mendapat pendidikan di keluarga,” katanya.
Menurutnya, pendekatan pendidikan saat ini mengedepankan ketegasan tanpa kekerasan fisik. Guru berupaya menjadi sahabat sekaligus pembimbing, berbicara dari hati ke hati, agar karakter murid terbentuk tanpa mencederai dunia pendidikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....