Sarpras Terbatas DLHK Belu Tetap Optimis Tangani Sampah

  • 25 Feb 2026 13:54 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Di tengah keterbatasan saran dan prasarana ( Sarpras), Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan Kabupaten Belu tetap menunjukkan komitmen dalam menangani persoalan sampah di Belu. Berbagai upaya terus dilakukan guna menjaga kebersihan lingkungan dan meminimalisir dampak pencemaran, meskipun jumlah armada dan peralatan operasional masih terbatas.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah B3 Kabupaten Belu menyampaikan hingga kini persoalan sampah masih menjadi tantangan serius, seperti minimnya armada pengangkut, juga keterbatasan Tempat Penampungan Sementara (TPS).

Lanjut Flafinus Fahik, saat ini jumlah armada yang tersedia dinilai belum sebanding dengan volume sampah yang terus meningkat perhari-hari. Kondisi tersebut semakin diperparah dengan minimnya sebagian rendahya kesadaran masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan atau tidak sesuai jadwal pembuangan.

Terkait jumlah armada ia mengatakan saat ini dump truk berjumlah 6, ambrol 5 dan kontainer berjumlah 6 dengan kondisi berlubang-lubang sehingga ada pengajuan untuk perbaikan 7 yang rusak parah untuk membantu mengatasi persoalan-persoalan sampah.

,”Adapun kondisi kendaraan yang tersedia termakan usia dan perlu pemeliharaan intensif, ini juga berdampak pada pembengkakan biaya operasional karena perbaikan atau pemeliharaan,” kata Flafinus Fahik kepada RRI.CO.ID Atambua pada Rabu 25 Januari 2026.

Dengan kondisi yang ada pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, memilah sampai dari rumah tangga serta memanfaatkan bank sampah sebagai solusi alternatif pengurangan volume sampah.

Selain itu, DLHK terus mengusulkan penambahan armada dan perbaikan fasilitas pendukung agar pelayanan pengangkutan sampah agar lebih optimal. Dikatan Flafinus dukungan semua pihak dinilai sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat

DLHK Belu berharap kesadaran masyarakat dapat terus meningkat, sehingga persoalan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan tanggung jawab bersama demi mewujudkan Kabupaten Belu yang bersih dan nyaman. (KM)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....