Mahasiswa Diharap Realistis Menilai Manfaat Kuliah
- 21 Feb 2026 07:55 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Ryati Bouk, penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) 2025 menyoroti maraknya pernyataan yang menyebut kuliah sebagai penipuan. Menurutnya narasi tersebut muncul di media sosial karena kesenjangan antara harapan karier dan kenyataan pasar kerja sulit kompetitif.
Ia menilai banyak mahasiswa datang hanya absen lalu pulang tanpa mengembangkan kemampuan yang dibutuhkan dunia industri modern sekarang. Akibatnya ijazah tidak cukup kuat bersaing sehingga lulusan merasa pendidikan tinggi tidak memberikan manfaat nyata bagi mereka semua.
| Baca juga: Unhan Belu Gelar Sholat Idula Adha Berjemaah |
Ryati menjelaskan, nilai utama kuliah terletak pada proses pembentukan pola pikir kritis dan adaptif menghadapi tantangan masa depan. Kemampuan tersebut membantu mahasiswa membaca peluang menciptakan solusi serta berkolaborasi lintas disiplin dengan efektif di lingkungan profesional global.
Ia menceritakan pengalaman menerima beasiswa nasional yang membuka akses riset jejaring internasional dan pembinaan karier masa depan cerah. Pengalaman itu membuatnya yakin pendidikan tinggi tetap relevan selama mahasiswa aktif memanfaatkan setiap kesempatan belajar secara konsisten terus.
| Baca juga: Semangat Kurban Perkuat Pengabdian |
“Kuliah bukan penipuan melainkan investasi jangka panjang yang hasilnya terasa bertahap,” katanya kepada Pro 2 RRI Atambua baru-baru ini. Ia mengajak orang tua dan siswa berdiskusi realistis tentang biaya manfaat serta rencana karier setelah lulus nanti bersama.
Strategi yang disarankan adalah memperbanyak magang proyek kompetisi dan sertifikasi agar portofolio lebih kuat di mata perusahaan nasional. Langkah tersebut membantu mahasiswa memahami kebutuhan industri sekaligus meningkatkan kepercayaan diri menghadapi seleksi kerja secara objektif profesional modern.
Pada akhirnya ia menekankan keputusan kuliah harus disesuaikan minat bakat serta rencana hidup pribadi secara matang sadar penuh. Ia berharap diskusi ini membantu generasi muda memilih jalur pendidikan paling tepat demi masa depan yang cerah bersama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....