7 Elemen Penting PA oleh WVI di Timor Border

  • 20 Feb 2026 23:06 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Dalam penguatan sistem Perlindungan Anak, oleh Wahana Visi Indonesia di Wilayah Timor Perbatasan (Timor Border), terdapat tujuh elemen penting yang tidak dapat dipisahkan satu dengan lainnya dalam prakteknya.

Hal disampaikan Rikard Wawo, Area Program Manager Timor Border, Wahana Visi Indonesia (WVI) kepada rri.co.id, Jumat 20 Februari 2026, terkait penentuan alur penanganan kasus.

“Khususnya di wilayah perbatasan seperti Kabupaten Belu, dapat kami rincikan mengapa elemen yang ada tidak terpisahkan, yaitu:

  1. Koordinasi
    Perlindungan anak membutuhkan kerja sama lintas sektor: pemerintah, lembaga agama, sekolah, masyarakat, dan keluarga. Lemahnya koordinasi sering menjadi akar persoalan dalam penanganan kasus.
  2. Mekanisme Perlindungan Anak
    Meliputi sistem pelaporan, penanganan kasus kekerasan, rujukan layanan, serta prosedur yang jelas dan mudah diakses masyarakat.
  3. Lingkungan Pengasuhan
    Sistem perlindungan akan kuat jika keluarga dan lingkungan sosial menjadi tempat yang aman, ramah, dan peduli terhadap anak.
  4. Resiliensi Anak
    Penguatan daya tahan anak terhadap tekanan, kekerasan, atau tantangan hidup, agar mereka mampu bangkit dan berkembang secara positif.
  5. Kebijakan
    Adanya regulasi yang mendukung, seperti Perda tentang Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Belu, menjadi landasan hukum penting. Namun kebijakan harus terus diperkuat agar tidak ada celah (gap).
  6. Penyediaan Layanan
    Tersedianya layanan nyata: pendampingan kasus, edukasi perlindungan anak, layanan kesehatan, gizi, dan dukungan psikososial.
  7. Akuntabilitas
    Tanggung jawab bukan hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat. Transparansi penanganan kasus yang berkaitan perlindungan anak adalah urusan bersama.

Menurut Rikard Wawo jika salah satu dari ketujuh elemen yang ada salah satunya dihilangkan maka tidak akan tewujud hak anak. “Semuanya penting, sehingga kesejahteraan anak itu tercapai seutuhnya.” (EM)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....