Jaga Hutan Demi Masa Depan Anak

  • 20 Feb 2026 04:13 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - UPTD KPH Wilayah Kabupaten Alor kembali menegaskan pentingnya menjaga hutan sebagai bagian dari upaya menghadapi krisis iklim. Rehabilitasi dan reboisasi dinilai tidak akan berhasil tanpa dukungan dan keterlibatan aktif masyarakat.

Kepala Seksi Perencanaan dan Pengelolaan Hutan UPTD KPH Wilayah Kabupaten Alor, Nur Laila Tahir, menyebut perlindungan tanaman hasil rehabilitasi dilakukan melalui berbagai upaya pencegahan. Salah satunya dengan pembuatan sekat bakar untuk menghindari kebakaran akibat perburuan liar.

“Untuk mencegah kebakaran hutan, kami membuat sekat bakar dan juga melakukan kerja sama patroli bersama masyarakat agar tanaman yang sudah ditanam tetap terlindungi,” ujarnya. Kamis, 19 Februari 2026.

Ia menekankan bahwa menjaga hutan bukan semata tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama sebagai investasi jangka panjang. Menurutnya, kelestarian hutan akan menentukan kualitas lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.

“Menjaga hutan, bumi, dan alam bukan hanya tugas pemerintah, tetapi investasi untuk masa depan kita. Satu pohon yang kita tanam hari ini adalah napas bagi anak-anak kita di esok hari,” katanya.

Nur Laila menambahkan, pesan tersebut juga sejalan dengan harapan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta seluruh pemangku kepentingan pengelolaan hutan. Masyarakat diajak meninggalkan mata air bagi anak cucu, bukan air mata akibat kerusakan lingkungan.

Ia memastikan, hingga saat ini belum ada program baru dalam satu hingga dua bulan ke depan. Namun, KPH berharap seluruh program rehabilitasi yang telah berjalan dapat terus dijaga dan dirawat bersama masyarakat.

Melalui kerja sama yang berkelanjutan, UPTD KPH Wilayah Kabupaten Alor optimistis hutan tetap terjaga, risiko banjir dan longsor dapat ditekan, serta lingkungan yang sehat dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....