Ribuan Umat Katolik Perbatasan Belu Merayakan Rabu Abu

  • 18 Feb 2026 21:16 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua- Ribuan umat Katolik Paroki Sta. Maria Bunda Penebus Umanen Keuskupan Atambua, menghadiri perayaan misa Rabu Abu, Rabu 18 Februari 2026.

Pasror Rekan Paroki Bunda Penebus Umanen Romo Dementri Mali, Pr. dalam khotbahnya mengungkapkan, memasuki masa Pra Paskah sebuah periode penting dalam kalender liturgi Gereja. Umat pun diajak untuk merenung, berdoa dan berpuasa, sebagai persiapan merayakan Paskah.

"Menjalani ret-ret agung selama 40 hari. Bacaan injil yang kita dengar mengarahkan kita untuk kembali kepada Tuhan dengan hati yang bersih,' Ungkap Romo Dementri, Pr.

Ia menyebut, masa Pra Paskah Tuhan menginginkan kita umat-Nya untuk berusaha bertobat dengan hati, menunjukkan penyesalan yang tulus atas dosa yang telah diperbuat dan kembali kepada-Nya.

Ketika memulai masa puasa dan pantang, sekalian umat pun diingatkan akan beberapa kebenaran mendasar.

Point pertama, kita diingatkan akan kematian dan itulah sebabnya abu ditandai di dahi. Pengingat yang mendalam sekaligus bahwa kita adalah debu dan pada akhirnya akan kembali menjadi debu.

"Ke dua, diingatkan tentang siapa pencipta kita yang adalah makhluk ciptaan-Nya," katanya.

Sebagai makhluk ciptaan-Nya kata Romo Demen tidak ada yang bisa kita banggakan sebagai pencapaian kita sendiri.

"Sama seperti kita akan menjadi debu semua pencapaian dan pujian kita seperti debu di hadapan Tuhan," ucapnya menambahkan.

Point ke tiga, bahwa kita orang berdosa tetapi Tuhan itu pengasih lagi penyayang bagi kita yang selalu berbuat salah dan dosa.

Perayaan misa Ekaristi Kudus hari Rabu Abu bertempat Gereja Paroki Bunda Penebus Umanen Belu diadakan dua kali perayaan yakni misa pertama pukul 06.00 Wita dan pukul 08.00 Wita. Di ikuti umat dan berlangsung khusuk aman dan lancar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....