Kapolres Pimpin Perdamaian Pemuda Teluk Mutiara

  • 18 Feb 2026 15:27 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Polres Alor menunjukkan komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan memfasilitasi penyelesaian konflik antara pemuda Batutenata dan Lipa Bawah, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor. Upaya ini dilakukan melalui rangkaian mediasi hingga deklarasi damai yang dipimpin langsung Kapolres Alor.

Pertemuan awal digelar pada Selasa (17/2/2026) pukul 11.35 WITA di Aula Bharadaksa Polres Alor. Kegiatan tersebut menghadirkan unsur Forkopimda, TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan kedua kelompok pemuda yang sebelumnya terlibat tawuran.

Kapolres Alor, Nur Azhari, dalam arahannya menegaskan bahwa penyelesaian konflik sosial merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Ia menyatakan Polri hadir sebagai garda terdepan dalam memfasilitasi dialog dan memastikan situasi tetap kondusif.

“Penyelesaian konflik sosial adalah tanggung jawab bersama. Namun Polri hadir sebagai garda terdepan untuk memfasilitasi dialog, mendorong kesepakatan damai, dan memastikan situasi tetap aman,” ucap Kapolres.

Kapolres juga menyoroti meningkatnya keterlibatan pelajar dalam aksi tawuran yang meresahkan masyarakat. Ia mengajak orang tua, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah untuk bersama-sama membina generasi muda agar tidak mudah terprovokasi dan terjerumus dalam pelanggaran hukum.

Forum mediasi yang difasilitasi Polres Alor menjadi langkah penyelesaian atas peristiwa tawuran yang terjadi pada 16 Februari 2026 siang dan malam hari. Upaya tersebut dilakukan guna mencegah aksi lanjutan serta memulihkan situasi kamtibmas di wilayah setempat.

Pada hari yang sama pukul 17.20 WITA, kegiatan deklarasi damai digelar di halaman Museum 1000 Moko. Acara tersebut dihadiri jajaran Polres Alor, TNI, Pemerintah Kabupaten Alor, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para pemuda dari Batutenata dan Lipa Bawah.

“Dengan terwujudnya perdamaian ini, narasi bahwa Alor tidak aman dapat ditepis. Justru kita tunjukkan bahwa Alor kondusif dan masyarakatnya menjunjung tinggi persaudaraan,” ujar Kapolres.

Proses perdamaian ditandai dengan pembacaan pernyataan sikap kedua kelompok, penandatanganan berita acara, serta doa bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib, menjadi bukti sinergitas Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas kamtibmas di Kabupaten Alor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....