Distraksi Gadget & Medsos Tawarkan Hiburan, Membaca Buku Membosankan

  • 17 Feb 2026 20:26 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Kecenderungan anak sekarang malas membaca buku atau belajar karena berbagai faktor yang saling berkaitan. Seperti distraksi gadget dan Media Sosial (Medsos) yang menawarkan hiburan instan sehingga membaca terasa membosankan.

Hal disampaikan oleh Christiani Natalia Banik,S.Psi, Ketua Bidang Advokasi dan Pengembangan Jaringan Komunitas PENSIL- Belu dalam Program Obrolan Komunitas RRI Atambua, Senin 16 Februari 2026.

“Bukan hanya guru yang mengajar anak di sekolah, tapi orang tua pun punya peran untuk mendampingi anak belajar. Karena tidak semua orang tua punya edukasi itu, ada orang tua yang menganggap anak sudah saya sekolahkan, buat apa saya latih lagi di rumah,” ujarnya.

Menurut pengamatannya, kebanyakan metode belajar juga ikut berkontribusi meningkatkan rasa jenuh anak dalam belajar. “Kita metode di sekolah masih berpusat kepada guru,” ucapnya.

“Sedangkan menurut saya ya, kurikulum Merdeka Belajar itu mengajak para guru untuk berpusat kepada anak. Bukan lagi metodenya berpusat pada guru,” katanya

Faktor kedua menurut Christy karib disapa, terletak pada media belajar yang kurang inovatif dan menarik minat anak. “Masih menggunakan media-media yang lama, monoton.”

Penggunaan media belajar yang disesuaikan dengan minat anak akan mendorong mereka untuk lebih tahu. “Bisa berdampak kepada minat belajar, motivasi belajar pada anak-anak," tuturnya.

Lanjutnya kolaborasi guru dan orang tua juga sangat dibutuhkan dalam pengembangan minat belajar anak. Pendidik mengajar anak di sekolah, dan tapi orang mendampingi anak belajar dirumah.

“Kalau anak mau cerdas, ya perlu peran dua figur itu, mereka harus ada keterkaitan atau ada kerjasama, di rumah sudah dibangun kebiasaan, di sekolah diteruskan,” kata Christy lagi.

Dia menegaskan jika hal ini tidak dilakukan, jangan salahkan anak lebih memilih menonton ponsel dibandingkan belajar. “Sebab memang banyak hal menarik menurut anak ada dalam dalam ponsel, ketimbang buku yang monoton,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....