Merayakan Imlek, Etnis Tionghoa Belu Gelar Misa Syukur

  • 18 Feb 2026 06:30 WIB
  •  Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Merayakan tahun baru 2577 Kongzili umat Katolik etnis Tionghoa di Belu menggelar misa syukur di Gereja Katedral Atambua pada Selasa 17 Februari 2026.

Perayaan misa syukur dipimpin oleh Vikjen Jenderal (Vikjen) Keuskupan Atambua, Pater Vincentius Wun, SVD bersama 7 pastor lainnya sebagai konsebran. Perayaan misa syukur dihadiri oleh ratusan umat Tionghoa di Atambua untuk bersyukur atas tahun yang baru dengan memohon berkat bagi kehidupan di tahun Kuda Api.

Dalam khotbahnya Vikjen Jenderal (Vikjen) Keuskupan Atambua, Pater Vincentius Wun, SVD menyampaikan tahun baru Imlek momentum bagi semua untuk merefleksikan hidup berjalan bersama Tuhan, dengan mengajak semua mendoakan kepulihan dinamika ekonomi global seperti peperangan, perang ekonomi dan kondisi iklim yang mengancamkan keamanan semuanya di Bumi.

,”Mari kita berjalan bersama untuk mendoakan situasi yang terjadi untuk kebaikan bersama ,” kata Pater Vincentius Wun.

Selain itu Pater Vincentius Wun mengapresiasi peran Komunitas HAKKA Atambua dalam berkontribusi aktif untuk pembangunan masyarakat baik melalui peran gereja maupun kerja sama dengan pemerintah juga kepedulian terhadap lingkungan sekitar melalui aksi nyata penghijauan di wilayah Kabupaten Belu

Ia juga menambahkan momen Imlek sebagai kesempatan untuk mempererat persaudaraan, memperkuat iman serta menumbuhkan semangat berbagi sesama. Selain itu Imlek juha bukan sekedar perayaan tradisi tetap juga momentum refleksi diri dan pembaharuan hidup.


Sekretaris Panitia Imlek 2577 Kongzili Mario Tanur menyampaikan makna tahun baru Imlek tentang menghadirkan kebersamaan dengan seluruh etnis dan golongan. Ia menambahkan tahun baru Imlek 2577 Kongzili bertepatan dengan Shio Kuda Api yang merupakan shio spesial secara filosofinya pertemuan elemen api pada shio kuda menciptakan momentum pergerakan yang sangat cepat. Bagi dunia usaha, tahun ini identik dengan percepatan dan volatilitas pasar tang lebih tinggi dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Ia menambahkan dalam shio Kuda Api terdapat tantangan dan kesulitan, diuraikan untuk tantangan harus cepat beradaptasi dalam perubahan dan semangat yang tinggi dalam mengambil keputusan dalam mendapatkan peluang emas dan kendalanya terlambat mengambil keputusan maka akan tertinggal sehingga terus beradaptasi.

,”Selamat Tahun baru Imlek 2577 Kongzili, Semoga shio kuda api memberikan keberkahan melimpah bagi semuanya,” ucap Maria Tanur.

Selain itu Dirinya juga mengapresiasi toleransi yang tinggi di Indonesia pada umumnya dan khasnya di wilayah a kabupaten Belu, sehingga keberadaan etnis Tionghoa mendapatkan tempat yang baik. Ia juga berharap Imlek 2577 Kongzili membawa berkah dan perubah bagi semua untuk terus menghadapi perkembangan dunia dan membawa perubahan positif untuk pertumbuhan keberhkahan bagi masyarakat di Belu. (KM)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....