Kelurahan Umanen Butuh Air Bersih Rumah Layak dan Trotoar
- 16 Feb 2026 19:44 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Ketua Rt 01 Kelurahan Umanen Kabupaten Belu Egidius Kali mengungkapkan tiga hal pokok menjadi kebutuhan masyarakat yang masih menjadi prioritas pemenuhan.
Tiga hal pokok dianggap mendasar dibutuhkan masyarakat setempat sehingga perlu mendapat perhatian pemerintah yakni menyangkut layanan air bersih, unit perumahan layak huni serta sarana jalan lingkungan atau trotoar.
Ia merinci menyangkut kebutuhan air bersih cukup mendesak, Hal ini dikarenakan terbatas unit sumur gali begitu pun belum tersambung perpipaan air bersih PDAM Belu.
Ia mengungkapkan untuk memenuhi kebutuhan mandi cuci memasak harus memesan layanan mobil tangki air. Musim penghujan warga harus bersusdah payah menampung curah hujan yang turun di drum atau pun tong-tong penampung itu pun sekedar untuk memenuhin keperluan mandi, cuci, sementara untuk memasak menimba air jauh ataupun membeli air tangka.
“Air masih sebegitu susah, hujan begini tampung air hujan untuk keperluan, ada uang baru beli air tangka. Disini ada sumur hanya satu unit itu jauh jalan kaki bawa jerigen turun bukit,” kata Egidius saat ditemui rri.co.id, Senin 16 Februari 2026
Sementara bantuan unit perumahan cukup dibutuhkan dikarenakan terdaat kk kategori lansia dengan kategori ekonomi lemah menempati unit rumah warga kategori tidak layak untuk sehingga perlu dibantu. Di lingkungan setempat terdata juga beberapa kk dikarenakan belum memiliki rumah terpaksa hidup numpang orang tua
“kasin ekonomi lemah sebagain besar warga kita, ada lansia juga rumah suah mau rubuh. KK baru karena belum memiliki rumah harus numpang orang tua, ini yang perlu dibantu,” ucapnya.
Menyangkut sarana jalan setapak berupa trotoar cukup dibutuhkan untuk memudahkan masyarakat melintas bagi yang rumahnya agak jauh dari jalan umum.
Jalan setapak sempat dibangun mulai dari depan terminal lama Umanen Belu dikarenakan kendala keungan daerah tidak dilanjutkan padahal pemilik lahan sudah mengiayakan untuk segera dibangun tetapi belum terdapat realisasi
“Pemerintah sempat bangun troatar tetapi mentok, ada 16 kk tinggal agak ke dalam kalau ada jalan setapak bisa memudahkan, katanya tidak dilanjutkan kendala anggaran,”
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....